{"id":2658,"date":"2023-11-18T18:07:19","date_gmt":"2023-11-18T10:07:19","guid":{"rendered":"https:\/\/infojembrana.com\/?p=2658"},"modified":"2023-11-18T18:07:21","modified_gmt":"2023-11-18T10:07:21","slug":"berwisata-kuliner-di-rumah-panggung-loloan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2023\/11\/18\/berwisata-kuliner-di-rumah-panggung-loloan\/","title":{"rendered":"Berwisata Kuliner di Rumah Panggung Loloan"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>JEMBRANA, IJN<\/strong> &#8211; Tradisi Nepeng atau lebih akrab disebut tepeng-tepengan, tampaknya mulai diserukan kembali di Kelurahan Loloan Timur.\u00a0Kegiatan ini menjadi kebiasaan masyarakat setempat. Tentu hal ini menjadi hal yang menarik, karena kegiatan tepeng-tepengan ini boleh disebut sebagai sebuah wujud kebersamaan dengan makan bersama menggunakan hamparan daun pisang dan lauknya plecing ayam kampung.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Menu plecing biasanya berbahan daging ayam kampung yang disuwir-suwir dengan dibumbui rempah-rempah dan biar terasa pedas juga ditambahi sambal. Biasanya ayam itu dipanggang terlebih dahulu, lalu disuwir-suwir (dibuat kecil-kecil). Selanjutnya dimasak dibumbui dengan rempah-rempah.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Tradisi makan bersama ini menggunakan daun pisang sebagai alas atau tatakan nasi dan lauknya. Setelah nasi disajikan di sepanjang daun pisang, lalu ditaburi plecing ayam kampung. Segalanya telah siap disajikan, kemudian dimakan secara bersama-sama duduk berjejer dan melingkar. Tak ketinggalan, supaya ada kriuknya, perlu ditemani kerupuk. Kegiatan yang disebut dengan tepeng-tepengan ini biasanya dilakukan di rumah-rumah panggung.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Tradisi ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, ketika pelaksanaan hajatan Festival Budaya Loloan Jaman Lame ke V bulan Oktober lalu. Panitia membuatkan semacam paket nepeng di rumah panggung dengan harga yang cukup terjangkau Rp 350 ribu. Satu paket itu biasanya diikutkan sebanyak 10 orang bahkan bisa lebih. Rasa kebersamaan ketika makan bersama, menjadi daya tariknya serta uang sejumlah itu disisihkan sebagian dari perawatan rumah panggung yang kini mulai hilang keberadaannya. \u00a0\u201cPaket nepeng\u00a0 atau lazimnya disebut\u00a0megibung\u00a0\u00a0di rumah panggung adalah salah satu inisiasi berkelanjutan dari remaja Loloan Timur, kendati hajatan budaya Loloan Jaman Lame sudah usai,\u201d ujar Kepala Lingkungan Loloan Timur, Muztahidin, Sabtu 17 November 2023.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Dia menjelaskan paket nepeng di rumah panggung ini dalam rangka mengenalkan lebih dekat kepada Masyarakat luas tentang bagaimana suasana rumah panggung yang ada di Loloan.\u00a0 Ini juga merupakan langkah nyata anak muda untuk ikut menjaga dan melestarikan warisan budaya dari pendahulu di Loloan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Program ini kata Muztahidin, baru berjalan sejak dilaksanakanya Festival Loloan Jaman Lame ke V Bulan Oktober lalu. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi bagian dari literasi terutama terkait sejarah tentang Loloan. \u201cHal ini pula sekaligus menjadi pilihan bagi pecinta kuliner di \u00a0Jembrana,\u201d ujarnya menawarkan bagi pecinta kuliner. \u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Meski sudah menjadi program kegiatan, namun belum semua rumah panggung yang ada mengikuti program tersebut. \u00a0\u201cSaat ini baru beberapa rumah saja yang ikut,\u201d terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Mengenai soal harga per paket, Muztahidin mengatakan harga perpaket Rp 350.000, itu sudah termasuk nasi, plecing ayam kampung satu ekor, air mineral, kerupuk dan lain-lainnya. Porsi satu paket tepeng-tepengan itu cukup dinikmati sebanyak 10 orang. \u201cJuru Masaknya pun juga langsung dari pemilik rumah panggung. Jadi tinggal pesan pesan, datang dan makan,\u201d ujar sambil mempromosikan.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Muztahidin juga menjelaskan dari uang Rp 350.000 tersebut, dan sebagian disisihkan sebagai uang pinjam tempat, dengan harapan dapat menjadi tambahan bagi pemilik rumah panggung serta ikut serta peduli merawat keberadaan rumah panggung yang usianya cukup tua. \u201cJika ini berjalan dan banyak peminat, Insya Allah dapat meringankan pemilik rumah panggung yang selama ini terkendala pada perawatan yang cukup banyak menghabiskan biaya,\u201d ujar Kaling yang tergolong kreatif ini.\u00a0<strong>(ono)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JEMBRANA, IJN &#8211; Tradisi Nepeng atau lebih akrab disebut tepeng-tepengan, tampaknya mulai diserukan kembali di Kelurahan Loloan Timur.\u00a0Kegiatan ini menjadi kebiasaan masyarakat setempat. Tentu hal ini menjadi hal yang menarik, karena kegiatan tepeng-tepengan ini boleh disebut sebagai sebuah wujud kebersamaan dengan makan bersama menggunakan hamparan daun pisang dan lauknya plecing ayam kampung. Menu plecing biasanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2659,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[47,54,82],"tags":[560,708],"class_list":{"0":"post-2658","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-jembrana","8":"category-loloantimur","9":"category-kuliner","10":"tag-kuliner","11":"tag-nepeng"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2658","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2658"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2660,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2658\/revisions\/2660"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2659"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}