{"id":11075,"date":"2026-06-03T22:01:53","date_gmt":"2026-06-03T14:01:53","guid":{"rendered":"https:\/\/infojembrana.com\/?p=11075"},"modified":"2026-06-03T22:01:54","modified_gmt":"2026-06-03T14:01:54","slug":"mandi-di-bendungan-campuhan-pelajar-smp-tewas-tenggelam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2026\/06\/03\/mandi-di-bendungan-campuhan-pelajar-smp-tewas-tenggelam\/","title":{"rendered":"Mandi di Bendungan Campuhan, Pelajar SMP Tewas Tenggelam"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>InfoJembrana.com | \u200bJEMBRANA &#8211;<\/strong> Nasib nahas menimpa seorang pelajar kelas VIII SMP Mendoyo, I Made Negara (15). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di bendungan irigasi (Campuhan) Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Rabu 3 Juni 2026 siang sekitar pukul 13.30 WITA.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bKapolsek Mendoyo Kompol Wayan Sartika membenarkan adanya laporan mengenai insiden memilukan tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian bersama Tim SAR setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bPeristiwa bermula saat korban bersama dua orang rekan sekolahnya yang sama-sama tinggal di sebuah asrama yayasan anak-anak di Pohsanten, yakni I Kadek Deo Arta Wiguna dan Gusti Ngurah Ketut Pariarta, pergi menuju bendungan dengan mengayuh sepeda sekitar pukul 13.00 WITA. Jarak dari asrama menuju bendungan tersebut diperkirakan sejauh 1,5 kilometer.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bSesampainya di lokasi, kedua rekan korban memilih untuk duduk santai di pinggir bendungan sebelah barat. Namun, korban justru langsung membuka baju dan celana di area pintu air untuk bersiap menceburkan diri. Melihat tindakan berbahaya tersebut, kedua temannya sempat melarang keras karena mengetahui korban tidak bisa berenang.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200b&#8221;Do mecebur ci, awak sing bise ngelangi (Jangan melompat, kamu tidak bisa berenang),&#8221; ujar salah satu saksi mengingatkan korban.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bNahas, peringatan tersebut diabaikan. Korban hanya menggelengkan kepala dan langsung terjun ke dalam bendungan. Begitu masuk ke dalam air, korban langsung meronta-ronta akibat kesulitan bernapas dan mulai terseret arus bawah bendungan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bMelihat situasi kritis itu, rekan korban, I Kadek Deo Arta Wiguna, sempat berupaya menolong dengan ikut menceburkan diri. Ia sempat berhasil meraih tubuh korban, namun karena korban terus meronta panik, pegangan tangan saksi terlepas. Korban pun langsung tenggelam ke dasar air, sementara saksi terpaksa berenang kembali ke pinggir untuk menyelamatkan diri.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bMenyadari temannya tidak lagi muncul ke permukaan, saksi lainnya bergegas mengayuh sepeda kembali ke asrama untuk melaporkan kejadian ini kepada pemilik yayasan, Ida Ayu Sri Bagawati. Pihak yayasan kemudian langsung menghubungi Tim SAR Kabupaten Jembrana guna meminta bantuan darurat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bTim SAR Jembrana tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung melakukan operasi penyisiran di bawah permukaan air bendungan. Setelah proses pencarian selama kurang lebih 40 menit, korban akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 16.10 WITA dalam keadaan sudah meninggal dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200b&#8221;Korban sudah berhasil dievakuasi oleh Tim SAR dan langsung dibawa ke RSU Negara guna mendapatkan penanganan medis dan visum lebih lanjut,&#8221; pungkas Kompol Wayan Sartika. <strong>CAK\/IJN<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>InfoJembrana.com | \u200bJEMBRANA &#8211; Nasib nahas menimpa seorang pelajar kelas VIII SMP Mendoyo, I Made Negara (15). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di bendungan irigasi (Campuhan) Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Rabu 3 Juni 2026 siang sekitar pukul 13.30 WITA. \u200bKapolsek Mendoyo Kompol Wayan Sartika membenarkan adanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11076,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-11075","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorised"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11075"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11077,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11075\/revisions\/11077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}