{"id":10866,"date":"2026-05-03T16:47:35","date_gmt":"2026-05-03T08:47:35","guid":{"rendered":"https:\/\/infojembrana.com\/?p=10866"},"modified":"2026-05-03T16:47:36","modified_gmt":"2026-05-03T08:47:36","slug":"rapor-merah-hardiknas-jembrana-krisis-guru-p3k-indisipliner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/2026\/05\/03\/rapor-merah-hardiknas-jembrana-krisis-guru-p3k-indisipliner\/","title":{"rendered":"Rapor Merah Hardiknas Jembrana: Krisis Guru, P3K Indisipliner"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>InfoJembrana.com | \u200bJEMBRANA \u2013<\/strong> Di bawah kibaran bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, dunia pendidikan di Kabupaten Jembrana justru sedang dihantam badai ironi. Di balik pidato-pidato agung tentang filosofi Ki Hadjar Dewantara, tersingkap realitas pahit, ruang kelas yang kosong tanpa pengajar dan rendahnya moralitas kerja sejumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bKetua SMSI Jembrana, I Dewa Putu Manu Priodha, melontarkan kritik pedas terhadap kondisi ini. Menurutnya, semangat &#8220;Tut Wuri Handayani&#8221; yang digaungkan setiap tanggal 2 Mei seolah menjadi panggung kosong jika kebutuhan dasar murid akan guru yang kompeten dan berintegritas tidak terpenuhi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200b&#8221;Kita meneriakkan semangat Ki Hadjar di upacara, tapi membiarkan ratusan murid belajar tanpa guru tetap. Lebih miris, kita melihat P3K yang sudah digaji negara justru datang terlambat dan mengajar tanpa persiapan,&#8221; tegas Dewa Manu, Sabtu 2 Mei 2026.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan pantauan lapangan, krisis guru di Jembrana masih menjadi momok, terutama di tingkat SD wilayah pelosok serta kekurangan guru mata pelajaran di tingkat SMP. Meski formasi P3K telah dihadirkan sebagai solusi, masalah baru justru muncul dari sisi etos kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bDewa Manu mengungkapkan banyak kepala sekolah yang mengadu terkait perilaku buruk oknum guru P3K. Laporan yang masuk mencakup tindakan bolos tanpa keterangan, penolakan terhadap tugas piket, hingga kehadiran di kelas yang hanya sekadar menggugurkan kewajiban.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200b&#8221;Mereka mengejar status ASN, tapi lupa esensi guru. Ki Hadjar menuntut keteladanan, bukan sekadar absensi,&#8221; cetus Dewa Manu mengingatkan kembali peran guru sebagai pamong.<\/p>\n\n\n\n<p>Situasi ini dinilai dapat melumpuhkan visi besar daerah, seperti program &#8220;1 Keluarga 1 Sarjana&#8221; dan &#8220;Bali Go Global&#8221;. Fondasi pendidikan yang rapuh akibat krisis pengajar dan minimnya teladan disiplin dikhawatirkan akan memutus akses anak-anak desa menuju pendidikan tinggi maupun pasar kerja internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bMenyikapi hal tersebut, SMSI mendesak Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk berhenti melakukan kebijakan &#8220;tambal sulam&#8221;. Pemkab diminta melakukan pemetaan kebutuhan guru secara transparan dan membuka formasi sesuai kebutuhan riil di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bSelain itu, Dinas Pendidikan didesak untuk melakukan evaluasi kinerja yang ketat terhadap guru P3K. Ketegasan dalam memutus kontrak bagi mereka yang melakukan pelanggaran berulang dianggap sebagai langkah mutlak demi menyelamatkan masa depan siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200b&#8221;Selamatkan murid, bukan selamatkan guru bermasalah,&#8221; pungkas Dewa Manu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u200bPeringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum refleksi bagi Jembrana. Menghormati jasa Ki Hadjar Dewantara bukan sekadar merayakan upacara tahunan, melainkan memastikan setiap ruang kelas diisi oleh pendidik yang hadir dengan hati, disiplin, dan integritas. <strong>CAK\/IJN <\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>InfoJembrana.com | \u200bJEMBRANA \u2013 Di bawah kibaran bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, dunia pendidikan di Kabupaten Jembrana justru sedang dihantam badai ironi. Di balik pidato-pidato agung tentang filosofi Ki Hadjar Dewantara, tersingkap realitas pahit, ruang kelas yang kosong tanpa pengajar dan rendahnya moralitas kerja sejumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). \u200bKetua [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10867,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[324],"tags":[1067,970,124,2938,2939],"class_list":{"0":"post-10866","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kabjembrana","8":"tag-hardiknas","9":"tag-infojembrana","10":"tag-jembrana","11":"tag-krisis-guru","12":"tag-p3k-indisipliner"},"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10866","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10866"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10866\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10868,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10866\/revisions\/10868"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10867"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10866"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10866"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/infojembrana.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10866"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}