WFH Jembrana: Bukan Libur, Warga Usul Korve Sampah

0
34
Sumber Foto : Ilustrasi/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kebijakan Work From Home (WFH) yang akan diterapkan Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai Jumat 17 Februari 2026 mendatang memicu reaksi kreatif dari masyarakat. Alih-alih hanya berdiam diri di rumah, warga mendorong para ASN untuk memanfaatkan waktu tersebut dengan aksi nyata: korve atau kerja bakti membersihkan lingkungan.

​Aspirasi ini muncul dari sejumlah warga saat momen Car Free Day (CFD) di areal Gedung Kesenian Bung Karno, Minggu 12 April 2026. Warga menilai Jembrana masih memiliki titik-titik kumuh yang perlu dibersihkan, termasuk area perkantoran pemkab sendiri.

​”Lebih baik jika tidak ada tugas mendesak di rumah, digunakan untuk korve. Kami melihat Jembrana masih banyak sampah di mana-mana,” ujar salah satu warga di lokasi.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa, menegaskan bahwa WFH merupakan bagian dari transformasi budaya kerja ASN sesuai SE Bupati Nomor 0586 Tahun 2026. Ia meluruskan persepsi keliru yang menganggap WFH sebagai hari libur.

​”Ini adalah efisiensi nasional dan adaptasi pola kerja modern. Intinya satu: ini bekerja, bukan libur,” tegas Budiasa.

​Untuk menjaga produktivitas, Pemkab Jembrana telah menyusun regulasi ketat bagi pegawai yang tidak bekerja di kantor (WFO).

​Pemerintah Kabupaten melalui BKPSDM kini tengah merampungkan panduan teknis terkait pengawasan. Budiasa mengingatkan akan ada sanksi disiplin bagi ASN yang kedapatan menyalahgunakan kebijakan ini untuk kepentingan pribadi.

​Usulan warga mengenai kegiatan korve sampah menjadi masukan menarik bagi pemerintah daerah agar kebijakan WFH tidak hanya berdampak pada efisiensi birokrasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung terhadap kebersihan dan keasrian lingkungan Kabupaten Jembrana. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here