Pantauan Digital 160 CCTV Kawal Ritual IBTK di Pura Agung Besakih

0
12
Ribuan umat Hindu mulai memadati Pura Agung Besakih untuk melaksanakan upacara Ida Bhatara Turun Kabeh 2026 sesuai jadwal resmi pemerintah. (ist/ig @pura_agung_besakih).

InfoJembrana.com | KARANGASEM– Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih memperketat sistem keamanan selama prosesi ritual Karya Ida Bhatara Turun Kabeh. Petugas menyiagakan seratus enam puluh unit kamera pengawas untuk memantau pergerakan pemedek secara nonstop. Seluruh perangkat digital ini menjangkau titik krusial dari jalur kedatangan hingga area utama pura.

“Kami memasang perangkat pengawasan tersebut pada berbagai titik strategis untuk menjamin kenyamanan seluruh umat,” kata Kepala Badan Pengelola Kawasan Suci Besakih, I Gusti Lanang Muliarta, Kamis, 9 April 2026.

Sistem pemantauan terpadu ini sengaja dirancang untuk mempercepat respon petugas saat menghadapi situasi darurat. Ruang kontrol pusat menerima transmisi data visual secara langsung dari kamera yang tersebar di lapangan. Keberadaan teknologi ini meminimalkan risiko gangguan keamanan serta sumbatan lalu lintas di sekitar kawasan.

“Petugas bisa segera bergerak lebih cepat karena informasi lapangan masuk ke ruang kendali secara instan,” jelas I Gusti Lanang Muliarta saat meninjau pusat kendali keamanan.

Arus kunjungan masyarakat ke pura terbesar di Bali ini terpantau masih berada dalam taraf normal. Panitia belum melihat adanya lonjakan pemedek yang signifikan pada hari-hari awal pelaksanaan upacara. Lonjakan pengunjung biasanya akan terjadi secara drastis saat memasuki periode libur akhir pekan nanti.

“Kami memprediksi kepadatan umat akan mulai terlihat sangat padat saat memasuki hari Sabtu dan Minggu,” tutur I Gusti Lanang Muliarta menambahkan analisisnya mengenai pola kunjungan.

Fungsi ratusan kamera pengawas tersebut juga mencakup pengamanan aktivitas harian para wisatawan mancanegara. Petugas keamanan sering menggunakan rekaman video untuk membantu melacak barang milik pengunjung yang tertinggal. Integrasi teknologi ini terbukti sangat efektif dalam menjaga ketertiban umum di lingkungan suci.

“Keberadaan CCTV sangat membantu kami dalam menangani berbagai laporan kehilangan barang milik para wisatawan asing,” ungkap I Gusti Lanang Muliarta. (GA/IJN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here