Sopir Travel Mengantuk, Hantam Truk di Pekutatan

0
45
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, pada Selasa 31 Maret 2026 siang pukul 13.30 WITA. Insiden ini melibatkan sebuah Isuzu Microbus Travel bernomor polisi N 7013 UN dan Isuzu Truk bernomor polisi N 9029 UG. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, pada Selasa 31 Maret 2026 siang pukul 13.30 WITA. Insiden ini melibatkan sebuah Isuzu Microbus Travel bernomor polisi N 7013 UN dan Isuzu Truk bernomor polisi N 9029 UG.

​Kapolsek Pekutatan, Kompol Putu Suarmadi, mengungkapkan bahwa penyebab utama kecelakaan ini adalah faktor manusia, yakni pengemudi yang kehilangan kesadaran sesaat alias mengantuk akibat kelelahan.

Kecelakaan bermula, saat kendaraan Isuzu Microbus yang dikemudikan Syaiful Rizal Mas Agus (36) asal Bondowoso, melaju dari arah Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk. ​Memasuki lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan tikungan landai, sopir mengaku dalam kondisi sangat mengantuk hingga akhirnya tertidur sesaat (micro sleep). Karena posisi pengemudi yang tidak sadar, kendaraan tetap melaju lurus di jalan yang seharusnya menikung ke arah kiri.

Microbus tersebut keluar jalur dan langsung menghantam bagian depan kanan Isuzu Truk yang dikemudikan oleh Yusub (46), asal Kota Malang yang datang dari arah berlawanan pada jalur yang benar.

​”Sopir Microbus mengaku mengantuk dan tertidur hingga tidak menyadari adanya tikungan. Kendaraannya melaju lurus dan menabrak truk di jalur lawan,” ujar Kompol Putu Suarmadi.

Kecelakaan ini mengakibatkan kerusakan parah pada kedua kendaraan dan melukai para kru (kernet). Bagian depan Microbus ringsek berat dengan kaca depan hancur total. Sementara Isuzu Truk mengalami kerusakan signifikan di bagian depan samping kanan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20.000.000.

Sopir Truk mengalami luka robek pada dahi, tangan, dan lutut, serta nyeri hebat pada pinggul. Korban langsung dirujuk ke RSU Negara. Sementara sopir Travel mengalami luka lecet di telinga dan mengeluhkan sakit pada bagian pinggang. Sedangkan kernet travel mengalami luka lecet ringan di bagian pelipis.

Pasca-kejadian, Unit Gakkum Laka Lantas Polres Jembrana segera turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Petugas kepolisian sempat memberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas guna menghindari kemacetan panjang selama proses evakuasi bangkai kendaraan.

​Kedua kendaraan saat ini telah diamankan di Mapolres Jembrana untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian kembali menghimbau kepada para pengguna jalan, terutama sopir angkutan jarak jauh, untuk segera beristirahat jika merasa lelah demi keselamatan bersama. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here