Positif Narkoba, Penagih Hutang di Kuta Bali Ngamuk dan Rusak Kendaraan

0
7
Oknum penagih hutang positif sabu keroyok korban di Jalan Pantai Kuta. Mobil rusak parah dan pelaku kini dalam pengejaran kepolisian.

InfoJembrana.com | BADUNG- Seorang oknum penagih hutang berinisial LG alias Arif terbukti mengonsumsi narkotika saat melakukan aksi pengeroyokan brutal. Bersama rekannya yang berasal dari wilayah NTT, ia merusak mobil dan menganiaya warga di Jalan Pantai Kuta. Insiden ini menambah daftar panjang kekerasan jalanan yang melibatkan oknum jasa penagihan di wilayah hukum Bali.

“Satu terduga pelaku atas nama Arif positif mengonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan hasil pemeriksaan urine sementara,” tutur Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.

Pelaku bersama kelompoknya mengejar mobil korban karena dugaan perselisihan lalu lintas dengan pengemudi taksi di Kuta Square. Mereka menggunakan modus provokasi teriakan maling agar warga sekitar ikut membantu melakukan penghadangan kendaraan korban. Akibatnya, mobil korban mengalami penyok pada seluruh bodi dan semua ban dikempiskan secara paksa.

“Para pelaku melakukan pengerusakan mobil pelapor dengan menggunakan kunci roda serta batu secara bersama-sama,” ujar Iptu Gede Adi Saputra menjabarkan tindakan pidana.

Satuan Reserse Kriminal Polsek Kuta telah mengantongi identitas seluruh anggota kelompok yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Polisi sedang memeriksa rekaman CCTV dari pertokoan sekitar guna memperjelas alur kejadian yang menimpa korban AY. Upaya penjemputan paksa terhadap pelaku lain terus berlanjut hingga seluruh tersangka dapat segera diamankan.

“Kami mengarahkan korban untuk melengkapi seluruh administrasi pelaporan agar proses hukum dapat berjalan lebih cepat,” jelas Gede Adi Saputra mengenai langkah lanjutan.

Masyarakat mengapresiasi gerak cepat kepolisian dalam merespons laporan kekerasan yang terjadi di kawasan wisata vital tersebut. Penegakan hukum yang tegas diharapkan mampu memberikan efek jera bagi oknum yang kerap menggunakan cara kekerasan. Polresta Denpasar berjanji akan memberikan perlindungan maksimal bagi warga dan wisatawan yang berkunjung ke daerah Kuta.

“Keamanan wilayah Kuta menjadi prioritas utama kami demi menjaga kenyamanan seluruh lapisan masyarakat di Bali,” tutup Iptu Gede Adi Saputra. (GA/IJN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here