
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026, Kepolisian Resor Jembrana memperketat pengamanan di pintu masuk Pulau Dewata. Tak hanya mengandalkan pemeriksaan manual, personel gabungan kini mengerahkan unit anjing pelacak (K-9) dari Sat Brimobda Polda Bali di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk untuk mengantisipasi masuknya barang berbahaya.
Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, menegaskan bahwa pelibatan K-9 bertujuan untuk memberikan pemeriksaan yang lebih intensif terhadap kemungkinan adanya narkotika hingga bahan peledak (handak) di tengah lonjakan volume kendaraan dan penumpang.
Berdasarkan data hingga Senin 23 Maret 2026, arus balik menunjukkan tren peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penumpang sebanyak 38.212 orang (naik 0,7%). Kendaraan roda dua, sebanyak 6.534 unit (naik pesat 34,2%). Total Kendaraan: 11.571 unit (naik 10,5%).
“Seiring peningkatan aktivitas arus balik, kita laksanakan penguatan personel dan juga pelibatan unit K-9,” ujar AKBP Kadek Citra Dewi.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKBP Arya Agung Arjana Putra, menjelaskan sebanyak 16 personel disiagakan khusus di titik vital masuk Bali. Selain menggunakan metal detector dan mirror detector, keberadaan anjing pelacak menjadi tumpuan utama untuk mendeteksi ancaman yang tidak tertangkap oleh mata manusia.
“Sejauh ini kami belum menemukan barang mencurigakan yang mengganggu kamtibmas, namun pemeriksaan tetap kami lakukan secara maksimal dan tanpa kompromi,” tegas AKBP Arya Agung.
Pihak kepolisian juga mengingatkan para pengendara yang menyeberang dari Jawa ke Bali untuk, membawa identitas diri (KTP) dan surat kendaraan yang lengkap. Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara. Mengecek kelaikan kendaraan guna menghindari kendala teknis di jalur perjalanan.
Pengamanan ketat ini diprediksi akan terus berlangsung hingga arus balik mencapai titik normal, demi menjaga kondusivitas keamanan di wilayah Bali pasca-hari raya. CAK/IJN

