Gilimanuk Mulai Macet, Antrean Hingga Hutan Cekik

0
62
Kondisi terkini antrean kendaraan kendaraan yang didominasi truk hingga hutan Cekik Gilimanuk, Jumat 13 Maret 2026. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Jalur lintas nasional, wilayah Gilimanuk mulai menunjukan aktifitas kepadatan tinggi jelang puncak arus mudik Lebaran, Jumat 13 Maret 2026. Antrean kendaraan mengular hingga wilayah TNBB hutan Cekik atau kuran lebih sekitar 4 kilometer dari areal Pelabuhan Gilimanuk.

Dari pantauan, antrean yang didominasi angkutan logistik, mulai truk kecil, sedang, truk besar hingga tronton ini terjadi sejak Kamis malam 12 Maret 2026 hingga Jumat siang. Antrean ini juga sempat dikeluhkan para pengemudi truk, yang mengalami kemacetan hingga 4 jam, sejak pukul 5.30 wita.

“Mulai jam setengah enam pagi tadi saya sudah kejebak macet. Jam 10 baru sampai depan masjid Al-Mubarok ini,” keluh Aris (41) salah satu sopir truk yang mengangkut ternak sapi jurusan Jakarta, ditemui langsung di lokasi.

Senada dengan Aris, Angga sopir truk kecil juga mengalami antrean selama dua jam, saa tiba di wilayah hutan Cekik sekita pukul 8.00 wita. “Dua jam sudah macet, jalannya selangkah selangkah,” kata dia.

Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel saat dikonfirmasi mengatakan, kemacetan ini terjadi sejak Kamis malam yang didominasi angkutan logistik. Menurutnya, kemacetan ini akibat volume kendaraan keluar Bali mulai padat, terutama untuk kendaraan besar. “Dari kemarin malam sudah terjadi antrean, karena peningkatan volume kendaraan, terutama logistik,” ungkapnya.

Namun begitu, untuk kendaraan kecil (KK) dan sepeda motor masih lancar, dan belum ada antrean maupun penumpukan kendaraan. “Untuk KK belum ada kanalisasi kendaraan di areal terminal kargo. Kita hanya baru menggunakan satu gang (pemukiman) saja sementara,” ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, aktifitas penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Gilimanuk menerapkan pola padat dengan padat dengan pengoperasian armada kapal sebanyak 30 armada. “Ini sudah pola padat sekarang, karena sudah ada peningkatan volume kendaraan,” tukasnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here