
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Menjelang mudik Lebaran 2026 yang diprediksi bakal membeludak akibat berdekatan dengan hari raya Nyepi, infrastruktur di Pelabuhan Gilimanuk terus dikebut. Fokus utama saat ini adalah penataan landasan parkir terminal kargo yang akan difungsikan sebagai buffer zone (zona penyangga) utama.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk memperbaiki titik-titik kerusakan dan genangan air guna memastikan kenyamanan kendaraan yang akan menyeberang ke Pelabuhan Ketapang. Tak hanya infrastruktur fisik, gerai tiket mandiri juga mulai mendirikan tenda-tenda pelayanan di sekitar area tersebut.
Kepala Bidang Perhubungan Dinas PUPRP Jembrana, I Gusti Putu Widana, menegaskan bahwa proyek ini merupakan prioritas utama demi kelancaran arus lalu lintas.
“Kami targetkan landasan parkir selesai pada Selasa (10/3). Perbaikan ini harus tuntas sebelum instruksi pemerintah pusat berlaku, di mana seluruh proyek fisik yang berpotensi mengganggu lalu lintas wajib dihentikan pada Rabu (11/3),” ujar Widana, Senin 9 Maret 2026.
Senada dengan langkah pemerintah daerah, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menyiapkan pengamanan ketat dengan menerjunkan ratusan personel dari terminal kargo hingga pelabuhan. Kapolres menekankan pentingnya kerja sama dari masyarakat untuk mengantisipasi puncak kepadatan.
Masyarakat diimbau melakukan perjalanan lebih awal serta memastikan sudah memiliki tiket sebelum mencapai pelabuhan untuk meminimalkan antrean di pintu masuk. “Ikuti skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan di titik-titik oleh petugas di lapangan,” jelasnya.
Dengan optimalisasi area kargo sebagai kantong parkir tambahan, diharapkan kemacetan panjang yang kerap menghantui jalur menuju Gilimanuk dapat terurai lebih efektif tahun ini. CAK/IJN

