
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Drs. Mashudi, menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia produktif dari balik jeruji besi. Hal ini dibuktikan melalui kunjungan kerjanya ke Rutan Kelas IIB Negara pada Senin 9 Maret 2026 yang ditandai dengan aksi simbolis penebaran 12.000 benih ikan lele di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Langkah ini bukan sekadar seremoni rutin. Kehadiran Dirjenpas merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program pembinaan kemandirian di sektor budidaya perikanan. Program ini dirancang khusus untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi modal ekonomi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) saat bebas nanti.
Dalam kunjungannya yang disambut hangat Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, Drs. Mashudi menekankan bahwa penjara harus menjadi tempat transformasi yang edukatif.
“Kegiatan pembinaan kemandirian seperti ini sangat penting. Melalui budidaya perikanan, warga binaan memperoleh keterampilan nyata agar mereka punya bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Mashudi.
Ia juga meninjau berbagai fasilitas pembinaan dan berdialog langsung dengan para petugas serta warga binaan untuk memastikan program berjalan optimal dan berkelanjutan.
Program budidaya lele di SAE Rutan Negara ini melibatkan warga binaan secara menyeluruh, mulai dari tahap pemeliharaan hingga masa panen. Metode learning by doing ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab dan etos kerja yang kuat.
Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, menyatakan bahwa dukungan pusat melalui kunjungan Dirjenpas menjadi suntikan motivasi bagi jajarannya.
Dengan pembinaan ini, menurutnya memberikan pemahaman menyeluruh proses budidaya perikanan dengan menghasilkan lulusan binaan yang produktif dan siap mandiri secara ekonomi. “Komitmen kami menghadirkan program pembinaan yang edukatif dan bermanfaat nyata,” ungkapnya
Dengan penebaran belasan ribu benih lele ini, Rutan Negara optimistis dapat mengubah stigma masyarakat dan membuktikan bahwa warga binaan mampu berkontribusi positif bagi sektor ketahanan pangan dan ekonomi lokal. CAK/IJN

