WNA Swiss Ditemukan Meninggal di Villa Medewi

0
77
Penemuan jenazah seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss di dalam kamar sebuah villa pada Minggu malam 22 Februari 2026. Korban yang diidentifikasi berinisial GP (35), ditemukan dalam kondisi kaku di atas tempat tidur tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kawasan wisata Medewi digegerkan dengan penemuan jenazah seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss di dalam kamar sebuah villa pada Minggu malam 22 Februari 2026. Korban yang diidentifikasi berinisial GP (35), ditemukan dalam kondisi kaku di atas tempat tidur tanpa adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Gede Alit Darmana, saat dikonfirmasi Senin 23 Februari 2026, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, penemuan ini bermula saat pemilik villa, I Kadek Rondi Gunawan, merasa curiga lantaran korban tidak kunjung merespons meski pintu kamarnya telah diketuk berulang kali sejak pukul 19.30 WITA.

“Karena pintu terkunci dari dalam, saksi kemudian masuk melalui pintu belakang dengan menggunakan tangga. Saat berhasil masuk, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar nomor dua,” ujar AKP Gede Alit Darmana.

Upaya evakuasi melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Medewi, I Gusti Putu Budiarta, bersama dua warga setempat. Setelah berhasil membuka pintu dari dalam, petugas menemukan korban dalam posisi terlentang di bawah selimut dengan lampu kamar yang padam.
Tim Identifikasi Polres Jembrana bersama tim medis dari Puskesmas Pekutatan, langsung melakukan pemeriksaan luar di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan luar, kondisi fisik atau tubuh korban sudah mengalami kaku mayat pada bagian tangan, kaki, leher, dan mulut. Tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban ditemukan hanya mengenakan celana dalam hitam dan jam tangan di tangan kiri. Dari pemeriksaan luar oleh dokter, sementara tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah telah ditangani oleh pihak kepolisian dan dititipkan di kamar jenazah RSU Negara, guna proses lebih lanjut dan koordinasi dengan pihak konsulat terkait. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kematian korban.

Terpisah, Direktur RSU Negara, dr. I Gusti Ngurah Agung Putu Arishanta, juga membenarkan bahwa pihaknya telah menerima kedatangan jenazah seorang WNA asal Swiss tersebut.

“Iya benar, kami menerima kedatangan jenazah, sekitar jam 1 dini hari tadi, yang sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan atau bis luar oleh petugas dari Puskesmas 1 Pekutatan,” jelasnya. Saat ini, pihaknya masih menunggu penanganan lebih lanjut dari kepolisian atau pihak konsulat terkait. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here