Waspada Cuaca Ekstrem, Puncak Hujan Kepung Wilayah Bali

0
23
Staf Analisa Data BMKG Jembrana, Trayi Budi. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Masyarakat Bali diminta meningkatkan kewaspadaan seiring memasuki fase puncak musim hujan di pertengahan Februari ini. Berdasarkan rilis resmi BMKG Jembrana, cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir diprediksi masih akan mendominasi wilayah Pulau Dewata hingga sepekan ke depan.

Staf Analisa Data BMKG Jembrana, Trayi Budi, mengungkapkan bahwa peluang terjadinya hujan saat ini menyentuh angka 90 persen dengan intensitas curah hujan mencapai 50 milimeter per hari.

“Sejak awal Februari, curah hujan meningkat cukup tajam. Untuk tanggal 14–15 Februari, potensi hujan sedang hingga lebat masih sangat tinggi,” ujar Trayi Budi dalam sesi wawancara, Jumat 13 Februari 2026.

BMKG memetakan pola cuaca dalam beberapa hari ke depan yakni pada tanggal 14–15 Februari, potensi hujan sedang hingga lebat sepanjang hari. Selanjutnya 17–18 Februari, hujan diprediksi turun dominan pada waktu siang hingga sore hari.

Fenomena pendukung tersebut yakni angin kencang dan petir tetap menjadi ancaman utama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Bagi sektor kelautan, meski Selat Bali terpantau relatif aman, kewaspadaan tinggi tetap diberikan untuk wilayah selatan. Pergerakan angin dari barat daya dan selatan membawa awan basah menuju Bali bagian barat dan selatan, yang berdampak pada, tinggi gelombang mencapai 2 hingga 2,5 meter di perairan selatan Jembrana.

“Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga satu minggu ke depan,” ujarnya.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat terjadi angin kencang guna meminimalisir risiko kecelakaan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here