
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Harapan warga Desa Penyaringan dan Desa Yehembang Kauh untuk memiliki akses jalan yang layak kini menjadi kenyataan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, jalan penghubung utama di Kecamatan Mendoyo sepanjang hampir dua kilometer kini mulai digarap dengan skema rabat beton.
Jalur ini bukan sekadar jalan desa biasa, melainkan merupakan urat nadi pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk menuju SMAN 2 Mendoyo. Selama ini, akses yang sulit sering kali menjadi kendala bagi mobilitas siswa dan warga dalam menjalankan aktivitas ekonomi maupun pendidikan.
Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat membuka secara resmi kegiatan ini pada Rabu 11 Februari 2026, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
”Saya melihat hasil fisik yang luar biasa dari TMMD ini. Dengan percepatan pembangunan dan nilai proyek yang lebih ekonomis, kualitasnya tetap terjaga. Namun yang terpenting adalah kemanunggalan TNI dengan masyarakat sebagai kekuatan membangun Jembrana ke depan,” ujar Bupati Kembang Hartawan.
Wadansatgas TMMD ke-127 Kodim 1617 Jembrana, Kapten Infanteri Abdul Wahid, menjelaskan bahwa fokus utama tahun ini memang diarahkan pada infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Sasaran utama yakni pembangunan jalan rabat beton sepanjang hampir 2 kilometer.
Fungsi strategis jalan ini yakni menghubungkan Desa Penyaringan dengan Desa Yehembang Kauh serta akses utama menuju sekolah. Selain itu juga infrastruktur pendukung juga dibangun dinding penahan tanah dan dua buah plat duiker.
Selain infrastruktur jalan, TMMD kali ini juga menyasar program sosial lainnya seperti, Bedah Rumah bagi warga yang membutuhkan, pembuatan sumur bor, rehabilitasi tempat ibadah, dan pos kamling. Sedangkan untuk non-fisik, dilaksanakan penyuluhan, seminar, dan sosialisasi guna penguatan sumber daya manusia (SDM) pedesaan.
Pelaksanaan TMMD ke-127 ini dijadwalkan berlangsung secara resmi hingga 11 Maret 2026 mendatang. Dengan hadirnya jalan baru ini, hambatan geografis bagi para pelajar di Mendoyo diharapkan sirna, berganti dengan semangat baru membangun desa. CAK/IJN

