Tembok Merajan Milik Warga Batuagung Longsor, Kerugian Puluhan Juta

0
89
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana kembali memicu bencana alam. Kali ini, sebuah tebing pembatas (tembok merajan) di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, ambrol pada Sabtu 31 Januari 2026 dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Sumber foto : istimewa /IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana kembali memicu bencana alam. Kali ini, sebuah tebing pembatas (tembok merajan) di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, ambrol pada Sabtu 31 Januari 2026 dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

​Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan bahwa pemicu utama insiden ini adalah curah hujan ekstrem yang melunakkan struktur tanah. Akibatnya, senderan tembok merajan milik warga setempat, I Komang Mudiasa, tidak kuat menahan beban dan longsor seketika.

​Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD di lapangan, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. Tembok penyengker dan pondasi sanggah roboh dengan panjang longsoran mencapai 10 meter dan tinggi 3 meter. Pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp25.000.000.

​”Hujan intensitas tinggi menjadi penyebab utama. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerusakan bangunan suci milik warga cukup berat,” ujar Agus Artana.

Personil TRC Regu III langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan dan pendataan sejak pukul 11.30 WITA. Proses kaji cepat selesai dilakukan dengan bantuan masyarakat sekitar dan aparat lingkungan setempat.

​BPBD Jembrana mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan lereng untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi dapat memicu pergerakan tanah susulan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here