MANSAJA Gelar MEC 2026, Ajang Kompetisi Siswa SMP/MTs se-Bali

0
176
Ajang kompetisi MANSAJA Excellence Challenge (MEC) 2026 digelar oleh MAN 1 Jembrana, dibuka, Jumat, 23 Januari 2026, yang selanjutnya menyelenggarakan sejumlah lomba akademik dan nonakademik, 26 - 28 Januari 2026. Sumber foto: MANSAJA/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Siswa-siswi tingkat SMP/MTs se-Bali memenuhi halaman dan gedung Madrasah Aliyah Negeri 1 Jembrana (MANSAJA) untuk mengikuti kompetisi dan pengembangan potensi murid SMP/MTs. se-Bali dalam bidang akademik maupun nonakademik.

Ajang kompetisi MANSAJA Excellence Challenge (MEC) 2026 yang digelar MAN 1 Jembrana itu, dibuka pada Jumat, 23 Januari 2026. Rangkaian lomba akademik dan nonakademik, selanjutnya diselenggarakan selama dua hari, 26 – 27 Januari 2026. Kemudian, dilanjutkan dengan selebrasi pada Rabu, 28 Januari 2026.

Kepala MAN 1 Jembrana, Drs. Saras Mawantyo, M.Pd. saat pembukaan mengatakan MEC tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarsekolah serta menumbuhkan sportivitas, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa-siswi.

“MEC merupakan wahana pembinaan dan aktualisasi potensi murid atau siswa, baik akademik maupun nonakademik,” ujar Saras.

Kegiatan MEC, juga diawali dengan jalan santai yang diikuti seluruh siswa, guru, dan panitia. Esoknya, dilanjutkan dengan pembukaan bazar MEC 2026. Wadah ini sebagai pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan siswa melalui kegiatan bazar dirangkaikan dengan pameran hipotesis hasil karya penelitian sederhana serta ide-ide inovatif siswa sebagai bekal pengalaman dan pengetahuan.

Dilaksanakan pula lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) tingkat SMP/MTs. Menariknya, di hari ketiga merupakan pelaksanaan babak final berbagai cabang lomba MEC yang diikuti oleh peserta SMP/MTs. se-Bali, Selasa, 27 Januari 2026. Ajang kompetisi akademik MANSAJA Students Olympiad (MSO) Season 17 Tahun 2026 ini pada bidang sains, sosial, agama, dan bahasa. Khusus Bahasa Indonesia, babak finalnya dikemas dalam bentuk mendongeng. Para finalis pendongeng menampilkan dongeng sebagai upaya melatih keberanian sekaligus melestarikan budaya literasi lisan.

Selain MSO, dilaksanakan pula Mansaja Scientific Championship (MSC) sebagai ajang lomba riset yang menampilkan hasil penelitian sederhana murid SMP/MTs. se-Bali. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) juga turut menjadi bagian dari rangkaian final sebagai upaya memotivasi murid dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur’an, serta lomba Infografis sebagai wadah mengekspresikan kemampuan mengolah informasi menjadi karya visual yang informatif, estetik, dan bermakna.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, I Gusti Komang Budi Santika, S.Ag., M.Si. mengatakan Madrasah perlu terus melakukan perubahan paradigma agar semakin menguat sebagai lembaga pendidikan unggulan yang adaptif dan berdaya saing.

“Tema MEC 2026 sejalan dengan arah pembangunan pendidikan Islam yang menitikberatkan pada penguatan iman, kepedulian terhadap alam, serta keberlanjutan masa depan,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. I Gusti Made Sunartha, S.Ag., M.M. saat hadir di MANSAJA. Tentunya, MEC diharap menjadi ruang apresiasi dan pembinaan dalam menumbuhkan generasi unggul yang siap berkontribusi positif bagi masyarakat dan masa depan. MANSAJA/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here