Dupa Picu Kebakaran Rumah di Melaya Jembrana

0
154
Sebuah insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Banjar Melaya Tengah Kaja, Desa Melaya, Kabupaten Jembrana pada Rabu 28 Januari 2026. Sumber foto : istimewa /IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebuah insiden kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik warga di Banjar Melaya Tengah Kaja, Desa Melaya, Kabupaten Jembrana pada Rabu 28 Januari 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 WITA ini diduga kuat dipicu oleh percikan api dupa yang terjatuh ke atas tempat tidur.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Pramana, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan di lapangan, musibah bermula saat anak korban, Ni Ketut Narti, melakukan ritual persembahyangan (mebanten) di dalam rumah sebelum kemudian ditinggal pergi untuk membeli buah.

“Saksi mata yang merupakan tetangga korban melihat kepulan asap keluar dari jendela rumah. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Eko Susilo.

Merespons laporan tersebut, Regu II Damkar Jembrana langsung bergerak menuju lokasi dengan waktu tempuh sekitar 25 menit. Sebanyak 4 unit armada pemadam, termasuk unit Altora dan Hino Tembak, dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

Operasi pemadaman yang dipimpin I Gede Widiana ini menghabiskan sedikitnya 8.000 liter air. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp70.000.000. Bangunan rumah berukuran 5 × 7 meter tersebut beserta isinya ludes terbakar. Sejumlah barang berharga yang gagal diselamatkan antara lain, sertifikat tanah, ijazah, dan BPKB motor, perhiasan emas seberat 6 gram, uang tunai, peralatan elektronik (TV dan HP), serta lemari pakaian.

Pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan dupa atau sumber api lainnya telah padam sebelum meninggalkan rumah demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here