
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengawali tahun 2026 dengan langkah tegas demi mewujudkan predikat Rutan Bersinar (Bersih dari Narkoba). Sebanyak 67 pegawai menjalani tes urine mendadak dan penggeledahan ketat pada Jumat 9 Januari 2026, sebagai bentuk pembuktian integritas sebelum mendisiplinkan warga binaan.
Kepala Rutan Negara, I Gusti Agus Putra Mahendra, menegaskan bahwa keteladanan petugas adalah fondasi utama dalam pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, mustahil menuntut warga binaan untuk patuh jika internal petugas belum sepenuhnya bersih.
”Kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen kami. Sebelum kita menuntut warga binaan untuk bersih dari narkoba, kami pastikan petugas kami memberikan teladan yang baik,” ujar Mahendra.
Proses pemeriksaan berlangsung transparan di Poliklinik rutan dengan pengawasan melekat. Tidak hanya tes urine, tim internal juga melakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan setiap petugas guna memastikan tidak ada celah bagi peredaran gelap narkotika.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap seluruh jajaran, total peserta 67 pegawai dengan hasil 100% Negatif. Pihaknya juga menargetkan rutin 2-3 kali setahun.
Meski seluruh hasil dinyatakan negatif, Mahendra mengingatkan jajarannya untuk tidak lengah. Ia memastikan bahwa komitmen P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) tidak hanya sekadar formalitas.
”Jika ke depan ada pegawai yang terbukti terlibat, kami tidak akan segan menindak tegas, mulai dari sanksi administrasi hingga jalur pidana,” pungkasnya didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan, I Nyoman Tulus Sedeng. CAK/IJN

