Arisanta Resmi Nakhodai RSU Negara, dr. Eka Indrawati Bergeser

0
273
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan didampingi Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna melantik sebanyak 94 pejabat pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator, dan jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Jumat 2 Januari 2026. Sumber foto : istimewa /IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Mengawali kalender kerja tahun 2026, gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi bergulir. Salah satu rotasi strategis yang menjadi sorotan publik adalah penunjukan dr. I Gusti Agung Putu Arisanta sebagai Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Negara.

​dr. Arisanta, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Penunjang Pelayanan sekaligus dikenal publik sebagai eks Juru Bicara Satgas Covid-19 Jembrana, kini resmi mengemban tanggung jawab baru. Ia menggantikan dr. Ni Putu Eka Indrawati yang mendapat amanah baru sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Permukiman Kabupaten Jembrana.

​Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna ini berlangsung unik di tengah Kebun Cokelat milik warga di Desa Candikusuma, Jumat 2 Januari 2025.

​Bupati Kembang menegaskan bahwa terpilihnya dr. Arisanta beserta 93 pejabat lainnya merupakan murni hasil seleksi terbuka dan rekam jejak yang bersih. Ia menjamin tidak ada intervensi politik maupun praktik transaksional dalam penentuan jabatan ini.

​“Saya bersama Wakil Bupati berkomitmen penuh agar lelang terbuka ini murni tanpa intervensi. Yang terpilih adalah hasil dari kemampuan dan rekam jejak masing-masing peserta,” tegas Bupati Kembang.

​Ia juga sempat menyinggung adanya oknum yang mencoba melakukan pendekatan tidak resmi untuk meloloskan jabatan. Namun, Bupati mengambil langkah tegas dengan mengurangi nilai bagi siapa pun yang mencoba bermain di luar prosedur resmi.

​“Jangan sampai ada persepsi bahwa nilai bisa diatur. Kepercayaan antara atasan dan bawahan harus dijaga, dan yang paling penting tidak ada yang bermain uang,” tambahnya.

​Terkait pemilihan lokasi di perkebunan warga, hal ini disebut sebagai simbol transformasi kerja pemerintah. Bupati berharap jajaran pejabat yang baru dilantik, termasuk direksi RSU Negara, tidak hanya terpaku pada tugas administratif, tetapi juga harus inovatif dalam menyentuh langsung aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here