Ribuan Seniman “Getarkan” Jembrana di Jegog Spirit Festival 2025

0
147
Sebanyak 1.500 seniman yang tergabung dalam 75 sekaa jegog tumpah ruah unjuk kebolehan dalam ajang bergengsi Jegog Spirit Festival 2025 yang berlangsung di Anjungan Cerdas Mandiri (ACM) Rambut Siwi, 19–21 Desember 2025. Sumber foto : istimewa /IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Dentuman bambu raksasa tak sekadar menciptakan irama, tetapi benar-benar “menggetarkan” Bumi Makepung. Sebanyak 1.500 seniman yang tergabung dalam 75 sekaa jegog tumpah ruah unjuk kebolehan dalam ajang bergengsi Jegog Spirit Festival 2025 yang berlangsung di Anjungan Cerdas Mandiri (ACM) Rambut Siwi, 19–21 Desember 2025.

Lautan manusia menyaksikan langsung bagaimana bambu-bambu pilihan tersebut dipukul dengan penuh energi, menciptakan resonansi yang menggelegar di sepanjang pesisir Jembrana. Festival ini bukan sekadar panggung pertunjukan, melainkan pembuktian bahwa identitas kultural Jembrana tetap kokoh dan megah di tengah gempuran modernisasi.

“Hari ini Jembrana bergetar bukan karena gempa, tetapi karena dentuman bambu-bambu jegog yang dimainkan oleh para seniman kita,” tegas Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, saat membuka acara.

Di tengah gemuruh ribuan seniman, festival ini juga menjadi momen haru saat panitia menganugerahkan Lifetime Achievement Award kepada tiga tokoh kunci sejarah Jegog, diantaranya, Kiang Geliduh: Pionir ansambel bambu sejak tahun 1912. Suprig: Inovator yang memadukan Jegog dengan unsur tari dan silat, serta Ketut Swentra (Pekak Jegog): Maestro yang membawa nama Jegog hingga ke panggung internasional.

Mewakili Gubernur Bali, I Made Budi Adiana memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Jembrana dalam menjaga warisan yang kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Nasional tersebut. Festival ini diharapkan menjadi ruang regenerasi bagi generasi muda agar tidak kehilangan jati diri di era globalisasi.

Dengan keterlibatan ribuan pelaku seni dari berbagai usia, Jegog Spirit Festival 2025 sukses membuktikan bahwa suara tanah Jembrana akan terus bergema, menjaga harmoni antara tradisi dan masa depan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here