Diponegoro 4K Run: Ratusan Pelajar SD Lari Lintas Desa

0
621
Sebanyak 200 pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Jembrana adu cepat dalam ajang perdana Diponegoro 4K Run Competition yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, di lapangan Desa Yehembang, Rabu 12 November 2025. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebanyak 200 pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Jembrana adu cepat dalam ajang perdana Diponegoro 4K Run Competition yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November. Lomba lari lintas desa sejauh 4 kilometer ini sukses menyita perhatian dengan melibatkan partisipasi masif dari atlet-atlet cilik.

Kompetisi lari yang baru pertama kali digelar ini diinisiasi oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (KKG PJOK) Gugus IV Diponegoro, Kecamatan Mendoyo, Rabu 12 November 2025. Mengambil start dan finish di lapangan Desa Yehembang, para peserta dibagi ke dalam dua kategori, yakni putra dan putri, menempuh jarak total 4 km melintasi jalur pedesaan.

“Kami sangat berbangga kepada guru-guru yang tergabung dalam KKG PJOK, telah bisa menggelar lomba lari 4K yang pertama kali digelar. Harapannya ini bukan hanya pertama, namun bisa berlanjut dan lebih ditingkatkan ke depannya dengan peserta yang lebih banyak,” ujar Plt. Sekdis Dikpora Jembrana, I Nyoman Koriawan, saat melepas para peserta.

Ketua Panitia, A.A Agung Ayu Putu Ary Maharani, didampingi Wakil Ketua Ngurah Wahyu Dwi Febriyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Selain itu, lomba ini juga menanamkan nilai-nilai sportifitas dan semangat juang sejak dini, serta mengembangkan minat dan bakat siswa dalam lari jarak menengah.

Ngurah Wahyu Dwi Febriyanto menambahkan, wadah ini penting untuk melatih fisik dan kebugaran peserta didik serta menjadi upaya efektif mengurangi kebiasaan atau kecanduan terhadap gawai.

“Ketika ada wadah seperti ini, aktivitas fisik lebih dimaksimalkan, [menggantikan] kebiasaan bermain HP yang cenderung diam tidak bergerak,” tegasnya. Ke depan, kompetisi ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan setiap momen Hari Pahlawan dan akan diperluas dengan melibatkan pelajar tingkat SMP.

Para pemenang dari juara I hingga harapan III di setiap kategori mendapatkan apresiasi berupa uang pembinaan, medali, piagam, dan jersey eksklusif. Uang pembinaan yang diberikan untuk Juara I sebesar Rp350 ribu, Juara II Rp250 ribu, dan Juara III Rp150 ribu.

Setelah bersaing ketat, atlet cilik Yohanes Aifamas, siswa kelas IV dari SDK Budi Rahayu Palasari, Melaya, berhasil menjadi yang tercepat di kategori putra. Disusul oleh Aldim Hikam (SDN 1 Pengambengan, Negara) di posisi kedua, dan Komang Agus Dena Prapdita (SDN 6 Kelurahan Pendem) di posisi ketiga.

Di kategori putri, juara pertama diraih oleh Ni Putu Ayu Raisya Wahyuni dari SDN 4 Lelateng Negara. Posisi kedua diduduki oleh Ni Kadek Rina Putri (SDN 1 Mendoyo Dauh Tukad), dan Ni Nyoman Winda Sivana (SDN 2 Yehembang Kangin) melengkapi posisi ketiga. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here