
JEMBRANA, (IJN) – Sebuah peristiwa nahas menimpa warga Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu 22 Desember 2024 sore. Rumah milik Saipudin (61) warga Banjar Munduk Bayur, ambruk sebagian akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Saat itu, Saipudin dan keluarganya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba, mereka mendengar suara gemuruh yang sangat keras. Saat keluar untuk melihat, mereka terkejut mendapati bagian barat rumah mereka sudah rata dengan tanah.
Menurut keterangan saksi mata, Hadijah, (55) istri Saipudin, rumah tersebut memang sudah berusia cukup tua, sekitar 30 tahun. Material bangunan pun sudah banyak yang lapuk dan tidak kuat lagi menahan terpaan angin kencang.
“Tiba-tiba saja terdengar suara kencang, lalu rumah bagian depan langsung ambruk. Untungnya kami sekeluarga selamat,” ujar Hadijah dengan nada sedih.
Akibat kejadian ini, Saipudin mengalami kerugian material yang cukup besar, diperkirakan mencapai Rp40 juta. Selain bangunan utama, sejumlah perabotan rumah tangga seperti televisi, antena, dan tempat tidur juga rusak parah.
Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana, membenarkan peristiwa tersebut terjadi. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama bagi yang memiliki rumah tua. Periksa kembali kondisi rumah dan lakukan perbaikan jika diperlukan,” ujar Sukadana, Minggu sore. CAK/IJN