
JEMBRANA, (IJN) – Sebuah rumah di Banjar Loloan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, ludes terbakar, Jumat 14 Juni 2024 pagi. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini menyebabkan kerugian materiel hingga Rp 175 juta.
Menurut keterangan pemilik rumah, Hadrin (60), api pertama kali terlihat oleh anaknya, Miftahur, sekitar pukul 08.30 WITA. Miftahur kemudian memberitahu ayahnya yang sedang bekerja di sawah dan melaporkan kejadian tersebut kepada kelian subak, Masirin. Masirin kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung pemadaman api. Api berhasil dipadamkan setelah dua jam perjuangan.
Ruang tamu, tiga kamar tidur, dan dapur rumah korban ludes terbakar. Berbagai barang berharga seperti TV, meja, almari, spring bed, magicom, ijazah anak, BPKB motor, uang tunai Rp 7,5 juta, dan pakaian ikut hangus dilalap api.
“Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 175 juta. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja.
Rita Budhi menambahkan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.
Pihaknya mengimbau bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Pastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan hindari menyimpan bahan yang mudah terbakar di sembarang tempat. CAK/IJN