Terkait Sampah TPA Pantai Medewi, PHRI Desak Penanganan Segera!

0
346
Kondisi sampah berserakan di pinggir Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana Bali, Rabu 24 April 2024. Sumber foto : istimewa

JEMBRANA, (IJN) – Keindahan Pantai Medewi, ikon wisata Kabupaten Jembrana, tercoreng oleh tumpukan sampah yang mencemari area pantai dan muara sungai. Sampah rumah tangga yang tak terkelola meluber hingga ke pantai, menimbulkan keluhan dari wisatawan dan pelaku pariwisata di sekitar lokasi.

Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jembrana, I Gede Sukadana, mengungkapkan kekhawatirannya atas dampak sampah terhadap citra wisata Jembrana.

“Medewi merupakan ikon wisata Jembrana, sudah seharusnya kita jaga bersama. Kalau ini tidak dijaga, khawatirnya berdampak pada kawasan lainnya,” terang Sukadana, Rabu (24/4/2024).

Sukadana menambahkan, PHRI telah melayangkan surat kepada Camat Pekutatan pada tanggal 19 April 2024, mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan nyata dalam mengatasi persoalan sampah di Pantai Medewi. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Bupati Jembrana, Sekda Jembrana, Kadis Lingkungan Hidup, dan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana.

“Sampah menjadi perhatian utama pemerintah, dan seharusnya ada pengelolaan sampah yang lebih baik di kawasan wisata ini,” tegas Sukadana. Ia berharap Desa Medewi dan dinas terkait dapat bekerja sama untuk mengatasi permasalahan ini.

Kondisi sampah-sampah plastik berpotensi terseret arus ke laut, mencemari lingkungan laut dan merusak keindahan pantai Medewi yang dikenal para peselancar. “Sangat prihatin melihat kondisi pantai yang menjadi tujuan wisata di Jembrana, terlihat jorok banyak sampah,” ungkap Fechner salah satu wisatawan asing asal Jerman.

Pemerintah Kabupaten Jembrana diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan sampah di Pantai Medewi. Penanganan sampah yang efektif dan berkelanjutan menjadi kunci untuk menjaga kelestarian alam dan citra wisata Jembrana khususnya pantai Medewi. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here