Tidak Beroperasi Sejak 2023 Lalu, Begini Kondisi SD Negeri 3 Pekutatan

0
161
Kondisi SDN 3 Pekutatan, Senin 5 Februari 2024. Sumber foto : istimewa /IJN

JEMBRANA, (IJN) – Begini kondisi Sekolah Dasar Negeri 3 Pekutatan, Jembrana, Bali, Senin 5 Februari 2024. Dari pengamatan SD yang berlokasi di areal perkebunan Perumda Bali, Banjar Sumbermis, Desa Pekutatan, terlihat sekolah kini dalam keadaan sepi tanpa aktivitas belajar mengajar.

Meskipun bangunan masih utuh, aset-aset pendukung seperti bangku dan alat peraga sudah sebagian besar kosong. Ruang kelas hanya tersisa dengan papan tulis, beberapa bangku, dan poster, sementara ruang guru dan laboratorium sudah ditinggalkan.

Sekolah tersebut resmi menghentikan operasionalnya sejak akhir tahun 2023 karena minimnya jumlah siswa. Kondisi ini dipicu oleh kepindahan sebagian besar murid mengikuti orangtua mereka yang berpindah tempat tinggal dari Banjar Sumbermis, Desa Pekutatan.

Puluhan warga di Banjar Sumbermis, sebagian besar pekerja perkebunan Perumda Bali, mengalami penggusuran permukiman pekerja, akibat dampak pembangunan mega proyek jalan tol Gilimanuk – Mengwi. Mayoritas siswa dari SDN 3 Pekutatan ternyata merupakan anak atau cucu para pekerja tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, mengatakan, operasional SDN 3 Pekutatan ini telah diregrouping dengan SD Negeri terdekat, dan para guru atau tenaga pengajar juga beralih ke sekolah lain, termasuk beberapa yang memasuki masa pensiun pada Desember 2023.

“Siswa yang tersisa sangat minim, sebagian sudah memilih untuk pindah ke sekolah lain. Kami melakukan regrouping, dan kini sekolah sudah tidak beroperasi lagi,” kata Anom, dikonfirmasi Senin 5 Februari 2024.

Ia menambahkan bahwa aset tanah dan bangunan masih menjadi milik Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora). Para murid yang berpindah tempat tinggal, kata dia, mengikuti orangtua atau wali mereka yang juga berpindah dari permukiman mess di Banjar Sumbermis, Pekutatan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here