Hiu Paus Terdampar Mati di Pantai Pekutatan

0
755
Seekor ikan jenis Hiu Paus ditemukan terdampar di pesisir pantai Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Jembrana, Jumat, 29 September 2023. Sumber Foto : cak/IJN

JEMBRANA, (IJN) – Seekor ikan jenis Hiu Paus ditemukan terdampar di pesisir pantai Banjar Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Jembrana, Jumat, 29 September 2023. Bangkai ikan tersebut ditemukan pertamakali oleh warga, sekitar pukul 6.30 WITA, kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat.

Dari pantauan InfoJembranaNews di lokasi, bangkai ikan berkulit tutul mati terdampar dengan posisi kepala menghadap ke timur, masih menyentuh air laut. Bangkai ikan tersebut menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi.

“Jenis ikan Hiu Paus dengan panjang 7,5 meter dan ukuran lingkar perut kurang lebih sekitar 3,5 meter,” ungkap Nopen Setiawan, Petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Jembrana, saat ditemui di lokasi, Jumat 29 September 2023.

Nopen mengungkapkan, temuan ini merupakan kali kedua setelah temuan Hiu Paus yang terdampar di pesisir pantai Desa Airkuning, Jembrana. Namun, bangkai Hiu Paus ini memiliki ukuran lebih panjang dari sebelumnya. “Ini temuan yang kedua tahun ini. Lebih panjang ukurannya dari sebelumnya. Kalau yang di pantai Airkuning itu panjangnya kurang lebih 6,5 meter,” ungkapnya.

Bangkai Hiu Paus, kata dia, saat ini masih menunggu tim dokter hewan dari Jaringan Satwa Indonesia (JSI) Bali yang akan melakukan nekropsi atau pembedahan untuk mengetahui penyebab kematian hewan laut yang dilindungi undang-undang tersebut. “Dokter hewan dari JSI sudah hadir di sini, mungkin akan di nekropsi, sambil juga menunggu alat berat dari BPBD yang akan melakukan penguburan langsung di sini (pantai),” ucapnya.

Disinggung terakit penyebab awal Hiu Paus terdampar dan mati di pinggir pantai Pekutatan, ia mengatakan, kemungkinan ikan tersebut mencari makanan terlalu ke pinggir, sehingga mengalami benturan dengan karang atau benda lainnya.

“Dugaan awal, kemungkinan dia (Hiu Paus) memburu ikan (makanan) terlalu ke pinggir, sehingga terbentur karang, atau mungkin jug tersangkut jaring nelayan. Namun dari tanda tanda tidak ada sih ditemukan bekas jaring nelayan. Kemungkinan kena karang,” pungkasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, bangkai ikan Hiu Paus masih dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan dari JSI Bali untuk mengetahui penyebab kematian dan setelah itu akan dilakukan penguburan oleh petugas BPBD Jembrana di sekitar lokasi temuan. (cak/IJN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here