
InfoJembranaNews – Sebuah peristiwa bunuh diri kembali terjadi, Kamis, 8 Juni 2023. Seorang kakek mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon jambu di Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.
Dari informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Diketahui bahwa korban berinisial I Gusti S seorang pria berusia 67 tahun. Ia ditemukan tergantung di pohon jambu di Banjar Sekar Pancasari, Desa Mendoyo Dauh Tukad. “Kejadian diketahui pertama kali oleh menantunya yang bernama Ketut Muniari, (42),” kata Kapolsek Mendoyo Kompol I Putu Suarmadi, dalam keterangan tertulis, Kamis 8 Juni 2023.
Kompol Suarmadi menjelaskan, keterangan Ketut Muniari, menantu korban yang juga sebagai pelapor, kejadian berawal terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Saat itu, ia sedang menjahit pakaian di teras rumah dan melihat korban sedang mengiris batang pohon pisang. Korban terlihat sedang ngomel-ngomel dan menyatakan keinginannya untuk mengakhiri hidup.
“Beberapa saat kemudian sekira pukul 13.30 wita pelapor mendengar teriakan selamat tinggal dari korban dan mendengar suara seperti sesuatu yang jatuh (gedebug), selanjutnya pelapor merasa curiga dan mengecek kebelakang rumah,” ungkapnya.
Dengan rasa curiga, kata dia, pelapor memeriksa kebelakang rumah dan menemukan korban sudah tergantung dengan menggunakan dua helai selendang kain yang disambung menjadi satu. Selendang kain warna merah bermotif dan selendang kain warna biru motif cokelat digunakan sebagai alat untuk mengakhiri hidupnya.
Ketika mengetahui hal tersebut, pelapor segera memotong selendang di atas kepala korban agar korban terjatuh ke tanah. Ia juga meminta bantuan dari dua orang saksi, yaitu Ni Made Sirki dan Ni Ketut Darmi, untuk membantu mengangkat dan membawa korban ke dalam rumah.
Pelapor juga menjelaskan bahwa korban sering mengeluh sakit perut yang parah dan sakit kepala selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, pihak keluarga korban menolak dilakukannya otopsi terhadap jenazah korban dan telah menerima dengan ikhlas kepergian korban akibat tindakan bunuh diri.
“Atas peristiwa tersebut dari pihak keluarga korban menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah korban dan sudah menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban karena gantung diri,” pungkasnya.
Tim Identifikasi Polres Jembrana dan tim medis Puskesmas I Mendoyo, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap korban. Hasil dari pemeriksaan tersebut menyimpulkan bahwa korban mengalami luka bekas jeratan tali di lehernya, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya. dk/IJN