INFOJEMBRANA.COM– Jembrana, di ujung barat Pulau Bali, punya desa istimewa. Namanya Desa Candikusuma, di Kecamatan Melaya. Desa ini tidak hanya kaya sejarah, tapi juga penuh potensi. Dari seni, perikanan, hingga pertanian, semua berpadu. Desa ini bahkan ditetapkan sebagai desa kreatif.
Desa ini berhasil merangkul semua potensi. Membangun ekonomi lokal yang kuat dan berkelanjutan. Candikusuma adalah contoh nyata, desa yang tumbuh dengan inovasi.
Kesenian Jegog: Jantung Desa Kreatif
Jantung dari Desa Candikusuma adalah kesenian Jegog. Ini adalah kesenian karawitan khas Bali. Instrumennya terbuat dari bambu besar. Suaranya menggelegar dan sangat memukau. Kesenian ini menjadi identitas desa. Candikusuma adalah pusat pengembangan seni ini.
Berkat pengembangan Jegog, desa ini diakui. Ditetapkan sebagai desa kreatif. Penetapan ini datang dari Kementerian Pariwisata. Juga dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Program ini menjadi prioritas nasional. Tujuan utamanya memulihkan ekonomi. Serta membuka banyak lapangan kerja.
Potensi Perikanan: Dari Kampung Kerapu
Candikusuma juga memanfaatkan potensi pesisir. Desa ini menjadi salah satu kampung kerapu. Kampung ini mendapat dukungan kuat. Datangnya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Dukungan ini sangat membantu. Mengembangkan budidaya ikan kerapu.
Budidaya ikan kerapu di sini berkelanjutan. Ikan kerapu bernilai ekonomi sangat tinggi. Posisinya di pesisir desa sangat strategis. Memudahkan pengembangan budidaya. Budidaya kerapu ini meningkatkan ekonomi. Terutama bagi para nelayan dan warga desa.
Pertanian Organik: Kakao dan Produk Turunannya
Di bagian lain desa, ada perkebunan. Mereka membudidayakan kakao secara organik. Kakao yang dihasilkan sangat berkualitas. Potensi lahan perkebunan masih luas. Bisa dikembangkan lebih lanjut. Untuk menghasilkan kakao berkualitas ekspor.
Hasil pertanian tidak hanya dijual mentah. Kelompok tani perempuan sangat kreatif. Mereka mengolah hasil panen menjadi produk. Seperti kakao menjadi cokelat siap makan. Kegiatan ini menambah nilai jual. Serta meningkatkan pendapatan petani.
Selain kakao, ada tanaman lain. Kelapa dan pisang juga dibudidayakan. Hasilnya juga diolah menjadi produk. Ekonomi desa tumbuh pesat berkat inovasi ini.
Pariwisata dan Konsep Dusun Senja
Candikusuma punya wisata pantai. Ada pantai dengan Balai Bengong yang indah. Walau penataannya belum maksimal. Pantai ini punya potensi besar. Ia bisa jadi daya tarik utama. Terutama bagi wisatawan yang mencari ketenangan.
Ada juga konsep unik di sini. Namanya “Dusun Senja”. Konsep ini terinspirasi dari suasana desa. Saat sore hari yang redup. Dikelilingi tanaman kelapa, pisang, dan bambu. Suasananya sangat menenangkan. Konsep ini menjadi daya tarik tersendiri. Bisa dikembangkan lebih lanjut di masa depan.
Candikusuma adalah contoh nyata. Bahwa desa bisa maju pesat. Dengan merangkul semua potensi. Dengan inovasi dan kreativitas. Dengan seni, perikanan, dan pertanian. Desa ini menjadi inspirasi. Bahwa kemajuan bisa datang dari desa. GA/IJN.


