Pria Paruh Baya Tewas Tersengat Listrik Usai Mandi di Irigasi Tegalcangkring

0
Lokasi korban tersengat listrik di tepi saluran irigasi Tegalcangkring (korban diburamkan)
Jenazah korban tergeletak usai tersengat listrik saat mandi di saluran irigasi di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Minggu 25 Oktober 2026 malam. Sumber foto: Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Tragedi nahas menimpa seorang warga di Lingkungan Baler Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, I Made Sumarwa (65). Pria paruh baya tersebut ditemukan tewas akibat tersengat arus listrik saat hendak mengenakan pakaian usai mandi di saluran irigasi setempat, Minggu 25 Oktober 2026 malam.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, mengungkapkan, peristiwa maut ini bermula sekitar pukul 19.00 Wita ketika korban bersama seorang tetangganya, I Nyoman Sintra, mandi di aliran irigasi. Sekitar pukul 19.30 Wita, korban naik lebih dulu melalui tangga beton di pinggir saluran air.

“Saat hendak mengenakan celana, tangan kanan korban memegang tiang lampu penerangan jalan dari pipa besi yang berada di tepi irigasi. Korban sempat berteriak ‘aduh’ sebelum akhirnya tersungkur,” ujar Kompol I Wayan Sartika, Senin 26 Oktober 2026.

Saksi Urung Menolong Usai Merasakan Sengatan

Saksi pertama yang berniat memberikan pertolongan terpaksa mengurungkan niatnya setelah merasakan sengatan listrik saat mendekati tubuh korban. Ia kemudian menyelamatkan diri dengan melompat ke aliran air dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta Kelian Adat setempat, I Kadek Sastrawan, yang diteruskan ke Polsek Mendoyo.

Tim Identifikasi Polres Jembrana, Tim Dokkes Polres Jembrana, bersama tenaga medis Puskesmas I Mendoyo yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar pada jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain luka lecet di bawah lutut dan luka keloid lama di lengan kanan.

PLN Temukan Kabel Terkelupas di Ujung Pipa

Sementara itu, pihak PLN Cabang Negara yang dipimpin Kompyang Yogi Arimbawa turut melakukan pengecekan di lokasi menggunakan tespen. Hasilnya, tiang lampu penerangan jalan tersebut terbukti mengalirkan arus listrik akibat adanya kabel yang terkelupas di bagian ujung atas pipa besi.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di fasilitas umum, khususnya di lingkungan sekitar tempat tinggal. Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman lebih lanjut. CAK/IJN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini