
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kebakaran lahan kebun kelapa dan cokelat melanda wilayah Banjar Anggasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana pada Rabu 7 Oktober 2026 siang. Insiden yang menghanguskan lahan seluas kurang lebih 10 are tersebut diduga kuat dipicu oleh pembuangan puntung rokok secara sembarangan.
Kasi Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan, membenarkan peristiwa yang menimpa kebun milik I Putu Budi Artana (46) tersebut. Dia menjelaskan, kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 11.30 WITA oleh saksi Ni Made Renci saat beraktivitas di halaman rumah yang berada di depan lokasi kejadian.
”Saksi mendapat laporan dari cucunya yang melihat kepulan asap tebal di sebelah barat rumah. Saat dicek oleh pihak keluarga, api rupanya sudah merembet dan melahap sebagian area kebun,” ujar Kade Darmawan.
Melihat kobaran api yang kian membesar dan sulit dipadamkan secara mandiri, warga segera menghubungi aparat desa setempat hingga laporan diteruskan ke Satuan Polisi Pamong Praja dan Mako Pemadam Kebakaran Jembrana.
Mendapat laporan pada pukul 12.12 WITA, Tim Regu 2 Damkar Jembrana langsung bergerak ke lokasi dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Sebanyak tiga unit armada damkar dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memadamkan kobaran api.
”Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan menghabiskan sekitar 8.000 liter air. Luas total lahan kebun mencapai 70 are, dan area yang terdampak kebakaran berhasil dilokalisasi sekitar 10 are,” jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil berupa bangunan dalam peristiwa ini. Petugas imbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan di area perkebunan yang rawan terbakar. CAK/IJN

