
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Puluhan are lahan milik warga di Banjar Adat Pangkung Kwa, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, hangus terbakar pada Selasa 6 Oktober 2026 sore. Musibah kebakaran ini melanda area perkebunan yang ditanami pohon kelapa, mangga, serta semak belukar.
Insiden tersebut pertama kali diketahui seorang warga setempat, I Nyoman Putra Yadnya, sekitar pukul 16.10 WITA. Saat hendak menuju kebunnya, saksi melihat kepulan asap tebal dari kejauhan yang membubung di atas lahan milik Made Andre Marantika (29) dan I Nyoman Arta Winaya (54).
Saat didekati, kobaran api rupanya telah membesar dan meluas dengan cepat hingga melahap sekitar 20 are dari total luas lahan seluas 1,8 hektar. Saksi lantas melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Penyaringan untuk diteruskan ke Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana, sekaligus meminta bantuan warga sekitar.
Kasi Damkar Jembrana, Kade Bagus Darmawan, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya segera menerjunkan Tim Regu III Damkar ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
”Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak ke lokasi dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Tiga unit armada damkar, termasuk armada tangki dan penembak, kami kerahkan dengan total 8.000 liter air,” ujar Kade Bagus, Selasa malam.
Petugas Damkar bersama warga setempat bahu-membahu menjinakkan si jago merah. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih satu jam hingga situasi dipastikan aman dan kondusif.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian material masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. CAK/IJN

