Sopir Bus Ditemukan Tewas di Atas Kapal Pelabuhan Gilimanuk

0
208
Petugas mengevakuasi seorang sopir bus antarkota ditemukan meninggal dunia di atas kapal motor penumpang (KMP) Bintang Balikpapan, sesaat sebelum kapal bersandar di dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada Selasa 14 Juli 2026 pagi. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di jalur penyeberangan Selat Bali. Seorang sopir bus antarkota ditemukan meninggal dunia di atas kapal motor penumpang (KMP) Bintang Balikpapan, sesaat sebelum kapal bersandar di dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada Selasa 14 Juli 2026 pagi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui bernama Supriyanto (43), seorang pengemudi bus Putra Pandawa Karya bernomor polisi K 7576 OC asal Jepara, Jawa Tengah.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WITA ketika kapal yang berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, bersiap untuk merapat untuk bersandar di dermaga.

Saat kapal dalam posisi persiapan sandar, sopir cadangan korban mencoba membangunkan korban yang berada di dalam kendaraan. Namun, korban sama sekali tidak bergerak dan tidak memberikan respons.

Melihat kondisi korban yang mencurigakan, rekan korban segera melapor ke Anak Buah Kapal (ABK), yang kemudian diteruskan oleh nahkoda kapal ke pihak LPS Gilimanuk untuk meminta bantuan medis darurat.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Gilimanuk bergerak cepat bersama petugas medis karantina pelabuhan. Pada pukul 07.47 WITA, tubuh Supriyanto langsung dievakuasi dari atas kapal menuju Puskesmas II Melaya (Puskesmas Gilimanuk) demi mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun, pihak medis menyatakan bahwa korban sudah tidak bernyawa sebelum tiba di fasilitas kesehatan. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh dokter jaga, dr. Suryani, tubuh korban sudah mengalami kaku mayat (rigor mortis) dan terdapat lebam mayat. Hasil visum luar menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul.

Pihak medis menegaskan bahwa untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, perlu dilakukan tindakan otopsi lebih mendalam.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Made Alit Murdiasa, saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. “Iya betul ada sopir bus ditemukan meninggal di kapal,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih disemayamkan di Puskesmas II Melaya sembari menunggu pihak Perusahaan Otobus (PO) Putra Pandawa Karya berhasil menghubungi pihak keluarga korban di Jepara. Pihak kepolisian memastikan situasi di sekitar Pelabuhan Gilimanuk tetap aman dan kondusif. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here