Pikap Sayur dan Mobil Adu Jangkrik di Banyubiru, Bayi Turut Terluka

0
344
Kondisi pikap bermuatan sayur setelah mengalami tabrakan 'adu Jangkrik' di jalur Denpasar Gilimanuk, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin malam 13 Juli 2026. Sumber foto : CAK/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Kecelakaan lalu lintas mengerikan kembali terjadi di jalur tengkorak Denpasar – Gilimanuk. Insiden “adu jangkrik” yang melibatkan sebuah mobil pribadi Suzuki APV dan pikap pengangkut sayur Isuzu Traga ini mengakibatkan tiga orang terluka, termasuk seorang bayi yang masih berusia delapan bulan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 13 Juli 2026 malam sekitar pukul 20.20 WITA di KM 98-99, Banjar Banyubiru, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Kapolsek Negara, AKP Andi Prasetio, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi mobil pribadi yang kurang antisipasi saat berkendara di area yang minim penerangan jalan.

“Kecelakaan bermula saat Suzuki APV bernomor polisi DK-1005-IC yang dikemudikan Ahmad Qois Miftahurrahman (21) asal Desa Banyubiru, melaju dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (Gilimanuk). Setibanya di lokasi, mobil tersebut mendadak bergerak ke kanan melewati as tengah jalan dan masuk ke jalur berlawanan,” ujar AKP Andi Prasetio saat dikonfirmasi pada Selasa 14 Juli 2026.

Pada saat yang bersamaan, sebuah pikap Isuzu Traga bernomor polisi P-8949-VM yang dikemudikan Komarudin (49) asal Banyuwangi melaju dari arah berlawanan di jalurnya. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat di jalur kanan dari arah timur pun tidak dapat terhindarkan.

Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian bodi depan hingga pikap terguling ke sisi kanan yang mengakibatkan muatan sayuran tumpah berhamburan di tengah jalan. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 25 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka yakni Ahmad Qois Miftahurrahman, pengemudi Suzuki APV mengalami luka lecet di dahi, luka robek pada jari kelingking tangan kanan, serta luka robek di punggung kaki kiri.

Sedangkan anaknya, Khadijah Nada Salsabilah (8 bulan) penumpang balita di dalam Suzuki APV mengalami luka robek cukup serius pada bagian dahi.

Sementara Komarudin pengemudi pikap sayur mengalami luka lecet pada pelipis mata kanan dan mengeluhkan sakit pada kaki kanannya.

“Seluruh korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi dan langsung mendapatkan perawatan medis,” tambah AKP Andi Prasetio.

Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti demi proses penyelidikan lebih lanjut. Jalur tengkorak Denpasar-Gilimanuk diimbau agar tetap diwaspadai oleh para pengendara, terutama pada malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here