
InfoJembrana.com | JEMBRANA – Cuaca buruk di Selat Bali serta libur sekolah memicu kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Antrean kendaraan dilaporkan mengular panjang dari areal pelabuhan hingga ke ruas Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, Rabu malam 24 Juni 2026.
“Hampir setiap malam ada antrian. Malam ini, ekor antrean sudah sampai Gelung Kori Gilimanuk (1,5 km) dari pelabuhan,” ujar Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, dikonfirmasi Rabu malam.
Kondisi ini didominasi oleh truk logistik dan bus wisatawan yang hendak menyeberang. Saat ini, personil lantas juga tengah melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan kecil (KK) melalui gang gang pemukiman warga, seperti pola saat mudik lebaran lalu. “Anggota kami sudah mengarahkan KK ke gang 1 menuju pelabuhan,” ujarnya.
Terpisah, Manager Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Bintang Felfian, mengonfirmasi bahwa kemacetan ini sudah berlangsung sejak Sabtu 21 Juni 2026 lalu. ”(Antrean) masih terjadi sampai sekarang. Cuma antrean bolong-bolong (tidak rapat),” ujar Bintang, Rabu (24/6/2026).
Menurut pihak ASDP, ada dua faktor utama yang memperparah situasi di lapangan, yakni faktor alam, arus laut yang kuat disertai angin kencang di Selat Bali mengganggu pola operasional penyeberangan. Demi keselamatan, petugas terpaksa menyesuaikan proses bongkar-muat kapal.
“Selain itu, terjadi lonjakan volume kendaraan yang sangat signifikan akibat masuknya masa libur sekolah,” jelasnya.
Guna mengatasi penumpukan kendaraan, ASDP telah mengoperasikan sejumlah langkah mitigasi cepat, dengan menambah armada. Mengerahkan satu unit kapal perbantuan jenis LCM dengan skema Full TBB (Tiba–Bongkar–Berangkat) untuk mempercepat proses penyeberangan. Selain itu juga mengoperasikan KMP Pratitha di dermaga ponton yang difokuskan untuk mengurai antrean kendaraan roda dua.
Pihak juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar tetap bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan aktif memantau pembaruan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan. CAK/IJN

