InfoJembrana.com | JEMBRANA – Momentum long weekend Hari Buruh 2026 menjadi pemicu utama melesatnya angka mobilisasi masyarakat di jalur penyeberangan laut. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan signifikan, khususnya pada lintasan penghubung Pulau Jawa dan Bali.
Berdasarkan data operasional periode 30 April hingga 2 Mei 2026, aktivitas penumpang di lintasan Ketapang–Gilimanuk menunjukkan tren positif yang sangat kuat. Lintasan ini tercatat telah melayani 56.235 penumpang, atau mengalami kenaikan sebesar 17,4% dibandingkan periode normal.
Tidak hanya penumpang perorangan, sektor logistik dan kendaraan pribadi juga mencatatkan peningkatan. Sebanyak 15.952 unit kendaraan telah diseberangkan, tumbuh 9,6% dari angka sebelumnya.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa lonjakan ini telah diantisipasi dengan menjaga keseimbangan antara kapasitas kapal dan permintaan pengguna jasa.
”Kami berupaya memastikan layanan berjalan optimal agar arus penyeberangan tetap tertib, terukur, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa di tengah tingginya volume trafik,” ujar Heru, Minggu 3 Mei 2026.
Meskipun terjadi kepadatan, situasi di pelabuhan terpantau tetap terkendali. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengungkapkan tiga pilar utama dibalik kelancaran long weekend tahun ini diantaranya: Penggunaan sistem Ferizy memungkinkan pengguna memesan tiket hingga H-60, sehingga penumpukan di area pelabuhan dapat diminimalisir, penyiagaan kapal dengan kapasitas besar di jam-jam puncak (peak hours) dan sinergi ketat antara personel di lapangan dengan pemangku kepentingan terkait.
Di sisi lain, arus balik dari Gilimanuk menuju Ketapang justru mencatatkan angka yang lebih tinggi, yakni mencapai 57.899 penumpang (naik 23%) dan 16.706 unit kendaraan (naik 25%). Hal ini menunjukkan pergerakan masyarakat yang sangat dinamis antar kedua pulau selama libur nasional berlangsung. CAK/IJN


