Gubernur Koster Usulkan 13 Ruas Jalan Baru untuk Urai Macet di Bali

0
12
Gubernur Bali Wayan Koster. (DOK PEMPROV BALI).

InfoJembrana.com | JEMBRANA- Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan rencana strategis pembangunan 13 ruas jalan baru untuk mengatasi persoalan akut kemacetan di Bali. Pemerintah daerah kini tengah berupaya keras mengimbangi lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara yang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah pada tahun lalu.

“Ekonomi Bali sangat bergantung pada pariwisata dengan kontribusi sekitar enam puluh enam persen terhadap PDRB sehingga infrastruktur dasar harus segera dipercepat,” kata Wayan Koster, Kamis, 9 April 2026.

Data kunjungan wisatawan mancanegara menuju Pulau Dewata pada periode tahun lalu telah menembus angka fantastis yakni tujuh juta orang lebih. Akumulasi total pelancong domestik dan asing mencapai belasan juta jiwa sehingga beban jalan raya di Bali kini sudah melebihi kapasitas.

“Belanja wisatawan asing di Bali mencapai sekitar 176 Triliun rupiah yang menyumbang lebih dari separuh devisa pariwisata nasional,” ujar Koster dalam rapat kerja bersama DPR RI.

Rencana pembangunan infrastruktur tersebut mencakup proyek besar seperti pembangunan jalan bawah tanah atau underpass di kawasan Jimbaran dan Pesanggaran. Koster juga mengusulkan jalur penghubung baru dari Canggu menuju jalan nasional guna memecah kepadatan arus lalu lintas pada titik-titik pariwisata.

“Kami merencanakan pembangunan jalan wisata Klungkung hingga Karangasem serta penyelesaian jalan lingkar Bali Utara untuk pemerataan ekonomi di wilayah pelosok,” tutur mantan anggota parlemen tersebut.

Pemerintah daerah juga memandang penting pembangunan pelabuhan logistik baru di wilayah Karangasem dan Klungkung untuk memperlancar distribusi barang kebutuhan pokok. Keberadaan pelabuhan ini akan mengurangi beban kendaraan berat yang selama ini sering memicu kemacetan pada jalur utama jalan raya nasional.

“Infrastruktur pelabuhan logistik akan membantu mengurai kepadatan truk di jalan raya utama sekaligus menurunkan biaya pengiriman barang bagi masyarakat lokal,” jelas Wayan Koster kepada pimpinan Komisi V DPR RI.

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus memberikan dukungan penuh terhadap usulan percepatan pembangunan jalan demi menjaga daya saing pariwisata Indonesia secara global. Ia menilai bahwa pemerintah pusat tidak boleh lalai dalam mengelola aset nasional yang telah memberikan kontribusi ekonomi sangat besar bagi negara.

“Jika Bali tidak kita urus dengan baik maka angka perputaran ekonomi tersebut bisa menyusut drastis akibat penurunan kualitas layanan dan aksesibilitas,” tegas politikus PDI Perjuangan tersebut.

Persoalan aksesibilitas udara bagi wisatawan domestik juga menjadi catatan merah yang harus segera mendapatkan solusi konkret dari Kementerian Perhubungan serta maskapai. Lasarus mengeluhkan betapa sulitnya mencari tiket pesawat menuju Bali baik pada masa libur panjang maupun pada hari-hari kerja biasa saat ini.

“Sekarang mencari tiket pesawat ke Bali itu susah sehingga pergi susah dan pulang juga terasa susah bagi banyak wisatawan domestik,” kata Lasarus. (GA/IJN).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here