Banjir, Longsor Hingga Pohon Tumbang di Mendoyo, Ratusan KK Terdampak

0
29
Warga dan petugas bergotong royong membersihkan sisa lumpur pasca banjir di wilayah Mendoyo, Senin 6 April 2026. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana pada Minggu 5 April 2026 sore memicu rangkaian bencana alam beruntun. Tidak hanya banjir, tanah longsor dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di sejumlah titik, melumpuhkan akses jalan hingga merusak hunian warga.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Arthana Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan pendataan dan penyaluran bantuan sejak Senin 6 April 2026 pagi.

“Kami sudah melaksanakan pendataan, serta penyerahan bantuan di beberapa titik lokasi yang terdampak kejadian cuaca ekstrem,” jelasnya.
Berdasarkan data BPBD, Kecamatan Mendoyo menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling masif, terjadi di Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten. Material longsor menimpa badan jalan desa, area dapur milik Gusti Made Suarma, serta rumah dan kendaraan bermotor milik warga.

Selian itu, pohon tumbang mengakibatkan akses di Desa Delod Berawah sempat terhambat, namun saat ini telah berhasil ditangani oleh petugas. Dampak banjir juga terjadi di sejumlah titik yakni, Desa Mendoyo Dauh Tukad: Wilayah terparah dengan 300 KK terdampak di Banjar Tengah.

Kemudian di Desa Yehembang: Total 7 KK terdampak di Banjar Baler Bale Agung dan Banjar Pasar. Kelurahan Tegal Cangkring: 5 KK terdampak di Lingkungan Baler Bale Agung, serta Desa Air Kuning: 5 KK di utara SMP 5 Negara turut terendam air.

Meski genangan air dilaporkan cepat surut pada Minggu malam, warga kini harus berjuang melawan sisa material lumpur yang masuk ke dalam rumah.

“Air memang cepat surut, tapi karena banjir membawa lumpur tebal, kami harus bekerja ekstra untuk membersihkannya,” ujar Ngurah, salah satu warga di Mendoyo Dauh Tukad.

Hingga berita ini diturunkan, warga bersama petugas terkait masih bahu-membahu melakukan gotong royong untuk membersihkan sisa-sisa bencana agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. BPBD Jembrana tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here