Mendoyo Terkepung Banjir, Jalur Denpasar-Gilimanuk Terhambat

0
103
Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jembrana pada Minggu 5 April 2026, memicu luapan sungai dan bendungan (DAM) yang merendam puluhan kepala keluarga (KK) di empat desa di Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Sumber foto : Ist/IJN.

​InfoJembrana.com | JEMBRANA – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jembrana pada Minggu 5 April 2026, memicu luapan sungai dan bendungan (DAM) yang merendam puluhan kepala keluarga (KK) di empat desa di Kecamatan Mendoyo. Selain faktor alam, kondisi gorong-gorong yang sempit dan tersumbat disinyalir menjadi penyebab utama air meluber ke permukiman warga.

​Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, wilayah yang terendam meliputi, Kelurahan Tegalcangkring, ​Desa Pohsanten, Desa Mendoyo Dauh Tuka, dan ​Desa Yehembang.

​Camat Mendoyo, I Putu Nova Noviana, membenarkan sebaran banjir di beberapa desa tersebut. Meski terdampak di empat desa, ketinggian air bervariasi tergantung elevasi daratan di masing-masing lokasi.

​Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah Pasar Tegalcangkring. Kawasan yang biasanya aman dari luapan air ini kini ikut terendam banjir keruh. Tak hanya itu, akses vital Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk di wilayah Tegalcangkring juga tergenang air cukup tinggi.

​”Pasar Tegalcangkring terendam banjir. Di jalan utama airnya cukup tinggi, pengguna jalan harus sangat hati-hati karena kondisi aspal yang licin,” ujar Diah, salah satu warga yang melintas menuju Denpasar.

​Uniknya, di tengah situasi darurat ini, terekam pemandangan kontras di Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad. Seorang pemuda setempat justru memanfaatkan genangan banjir untuk bermain dengan menggunakan ban bekas, seolah mencari hiburan di tengah bencana.

​Hingga Minggu sore, aparat kepolisian dan pemerintah setempat masih berjaga di lokasi untuk memantau situasi. Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, menegaskan bahwa pihaknya tengah fokus pada proses evakuasi dan pendataan kerugian.

​”Kami masih terus melakukan pendataan dan langkah penanggulangan di lapangan agar aktivitas warga bisa segera kembali normal,” tegas Kompol Sartika. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here