Aksi Heroik Nelayan Pekutatan Selamatkan Nyawa Rekan

0
60
Petugas dan warga mengevakuasi korban seorang nelayan yang nyaris tewas setelah perahu yang dinakhodai tenggelam di perairan Mendoyo, Jembrana, Rabu malam 1 April 2026. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | JEMBRANA – Sebuah insiden laut yang nyaris memakan korban jiwa terjadi di Perairan Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Seorang nelayan asal Banjar Munduk, Suharman (48), berhasil selamat setelah perahunya karam di tengah laut pada Rabu malam 1 April 2026.

Kapolsek Pekutatan, Kompol Putu Suarmadi, menjelaskan bahwa korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat berkat aksi cepat sesama rekan nelayan.

Peristiwa bermula saat Suharman melaut dari pelabuhan tradisional Dusun Munduk sekitar pukul 16.30 WITA. Namun, saat berada di posisi perairan Yeh Sumbul sekitar pukul 19.00 WITA, musibah datang menghampiri. Salah satu katir (cadik) perahu patah secara tiba-tiba. Menyadari bahaya, korban berinisiatif mengarahkan perahu ke tepian agar tidak terseret arus ke tengah samudera.

Saat perahu akhirnya tenggelam, Suharman bertahan hidup dengan berpegangan pada sebuah tutup kalbok warna putih yang terapung selama beberapa jam di kegelapan malam.

Keberuntungan berpihak pada korban ketika seorang nelayan lain, Ahmad Saeburahman, melintas di lokasi. Saksi segera memberikan pertolongan dan menaikkan korban ke atas perahunya.

“Korban kemudian diantar hingga ke pinggir Pantai Pangkung Jukung Pekutatan dan dibantu oleh warga serta nelayan sekitar,” ujar Kompol Putu Suarmadi, dikonfirmasi Kamis 2 April 2026.

Sekitar pukul 22.35 WITA, korban dijemput oleh pihak keluarga, Muhus Bahtiyar, menggunakan sepeda motor untuk kembali ke rumahnya di Desa Air Kuning.

Meski nyawa korban berhasil diselamatkan, kerugian materiil akibat tenggelamnya jukung tersebut diperkirakan mencapai Rp20.000.000. Hingga berita ini diturunkan, bangkai jukung milik korban masih belum ditemukan di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian mengimbau para nelayan untuk selalu memeriksa kelayakan sarana melaut dan tetap waspada terhadap cuaca serta kondisi peralatan saat berada di tengah laut. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here