
InfoJembrana.com | BADUNG- Aksi kejahatan jalanan menelan korban jiwa di kawasan wisata Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali. Juhaeryah Velina, seorang pengendara motor asal Tangerang, meninggal dunia setelah menjadi target kawanan penjambret jalanan. Insiden tragis ini bermula saat korban hendak kembali setelah melakukan kegiatan kopdar bersama rekan komunitas motornya.
“Kami sedang mengumpulkan semua bukti di lapangan untuk segera menangkap para pelaku yang bertanggung jawab atas kematian korban,” ujar Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu malam di kawasan Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod. Korban mengendarai motor Stylo sendirian setelah terpisah jarak cukup jauh dari rombongan utama touring. Tiga orang pria yang berboncengan satu motor tiba-tiba memepet korban dari arah sisi sebelah kiri.
“Pelaku diduga menarik tas korban dengan sangat kuat sehingga menyebabkan motor korban kehilangan keseimbangan secara mendadak,” katanya.
Aksi tarik-menarik antara korban dan pelaku membuat laju kendaraan motor Honda ADV tersebut menjadi oleng. Korban tidak mampu mengendalikan stang motor hingga akhirnya menghantam tiang listrik di pinggir jalan raya. Benturan keras tersebut mengakibatkan Juhaeryah mengalami cedera kepala sangat berat pada bagian vital tubuhnya.
“Korban sempat mendapat pertolongan medis di rumah sakit namun nyawanya tidak dapat tertolong karena luka yang dialami terlalu parah,” tuturnya.
Tim penyidik kepolisian telah mengamankan rekaman kamera pemantau dari empat belas titik di sekitar lokasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa para pelaku membuntuti korban dalam jarak yang sangat dekat sebelum beraksi. Polisi menduga kuat bahwa para tersangka merupakan pelaku kriminal amatir yang bergerak secara sangat spontan.
“Kami mengidentifikasi tiga orang laki-laki sebagai terduga pelaku berdasarkan rekaman video yang berhasil kami himpun dari warga sekitar,” jelasnya.
Petugas kepolisian memastikan bahwa tidak ada satu pun barang berharga milik korban yang hilang diambil. Para pelaku langsung melarikan diri setelah motor mereka sempat terjatuh akibat aksi tarik-menarik dengan korban. Mereka meninggalkan lokasi kejadian dalam kondisi panik setelah melihat korban sudah terkapar tidak berdaya.
“Pihak keluarga telah membawa jenazah korban kembali ke kampung halamannya di wilayah Balaraja Tangerang pada hari Minggu kemarin,” imbuhnya.
Polisi kini terus menyisir jalur pelarian pelaku untuk memastikan identitas lengkap ketiga pria misterius tersebut. Personel kepolisian juga meningkatkan frekuensi patroli malam hari guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Masyarakat setempat berharap aparat keamanan segera meringkus pelaku demi menjaga citra pariwisata serta keamanan di Bali.
“Tim buser terus bekerja keras di lapangan dan kami mohon dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat luas,” tegasnya. (GA/IJN).

