
InfoJembrana.com | JEMBRANA- Indonesia Arena menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru bagi peta kekuatan olahraga futsal di benua Asia. Tim Nasional Futsal Indonesia resmi mengamankan satu tempat pada putaran final FIFA Futsal World Cup 2026 mendatang. Keberhasilan menembus partai puncak Piala Asia Futsal 2026 menjadi syarat mutlak yang berhasil dipenuhi oleh Skuad Garuda.
“Pencapaian menuju final dan lolos ke Piala Dunia adalah bukti nyata perkembangan signifikan futsal di tanah air,” ujar pelatih kepala Indonesia, Hector Souto, dilansir dari berbagai sumber.
Dominasi Iran sebagai raja futsal Asia hampir saja runtuh di tangan para pemain muda Indonesia yang tampil spartan. Skuad asuhan Hector Souto memaksa pertandingan berakhir dengan skor imbang lima sama hingga waktu normal pertandingan usai. Meski kalah dalam babak adu penalti, Indonesia berhasil membuktikan bahwa mereka bukan lagi tim pelengkap di kancah internasional.
“Anak-anak bermain sangat disiplin dan berani menekan pertahanan lawan yang memiliki peringkat jauh di atas kami,” tutur asisten pelatih timnas.
Pertandingan final tersebut menyajikan tontonan kelas dunia dengan intensitas serangan yang sangat tinggi dari kedua belah pihak. Indonesia sempat memimpin lewat aksi brilian Israr Megantara yang mencetak dua gol penting pada babak pertama pertandingan. Iran yang terkejut dengan determinasi tuan rumah berkali-kali melakukan kesalahan koordinasi pada area pertahanan mereka sendiri.
“Kami sudah memberikan segalanya di atas lapangan demi lambang garuda dan seluruh rakyat Indonesia tercinta,” kata pemain depan Indonesia, Israr Megantara.
Penampilan gemilang kiper Ahmad Habiebie menjadi faktor kunci yang menahan gempuran pemain Iran sepanjang dua babak waktu normal. Habiebie tercatat melakukan lebih dari sepuluh penyelamatan krusial yang menjaga asa Indonesia untuk meraih gelar juara perdana. Dukungan penuh dari belasan ribu suporter di tribun stadium turut membakar semangat juang para pemain di lapangan.
“Kekalahan ini memang terasa menyakitkan tetapi timnas kini sudah mulai diakui oleh dunia internasional,” ungkap kiper utama Indonesia, Ahmad Habiebie.
Federasi futsal Asia kini memberikan atensi khusus terhadap lonjakan prestasi yang ditunjukkan oleh tim nasional Indonesia belakangan ini. Posisi Indonesia dalam peringkat FIFA futsal dunia diperkirakan akan melesat naik menembus urutan dua puluh besar secara global. Tiket Piala Dunia 2026 menjadi hadiah paling indah bagi ekosistem futsal nasional yang terus tumbuh secara profesional.
“Kami bangga terhadap perjuangan anak-anak karena impian besar tampil di Piala Dunia akhirnya berhasil terwujud,” pungkas pelatih Hector Souto.
Langkah bersejarah ini sekaligus mengakhiri penantian panjang publik pecinta olahraga bola sepak dalam ruangan di seluruh pelosok negeri. Kini persiapan menuju panggung dunia menjadi agenda utama yang harus segera disusun oleh manajemen tim nasional secara matang. Garuda tidak lagi hanya sekadar bermimpi, namun siap terbang tinggi menantang tim-tim terbaik dari seluruh penjuru bumi. (GA/IJN).

