Gagal Salip, Bus Terperosok di Jalur Gilimanuk

0
114
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit bus bernomor polisi DK 9103 C dan sebuah mobil pikap DK 8937 WE terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur Monumen Lintas Laut, Minggu 8 Februari 2026 sore. Sumber foto : Ist/IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit bus bernomor polisi DK 9103 C dan sebuah mobil pikap DK 8937 WE terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah timur Monumen Lintas Laut, Minggu 8 Februari 2026 sore.

​Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.45 WITA ini bermula dari kurangnya koordinasi antar pengemudi saat hendak mendahului kendaraan lain. Dari informasi, kedua kendaraan tersebut melaju searah dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Denpasar.

​Kanit Lantas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh aksi mendahului yang dilakukan secara bersamaan.

​”Setibanya di lokasi kejadian (KM 122-123), bus yang dikemudikan Made Parwata hendak mendahului pikap di depannya. Namun, di saat yang sama, pengemudi pikap, Putu Riyandana, juga bergerak ke kanan untuk menyalip kendaraan lain di depannya,” ungkap AKP Kukuh.

​Akibat ruang gerak yang menyempit, bus menghantam bagian bak kanan pikap. Untuk menghindari benturan yang lebih fatal, sopir bus membanting setir ke kanan hingga akhirnya terperosok ke bahu jalan.

​Meski bus sempat terperosok, AKP Kukuh memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penumpang bus dan pengemudi kedua kendaraan dinyatakan selamat dan dalam keadaan sadar.

“Bus mengalami penyok pada bemper kiri, sementara pikap mengalami kerusakan pada bak bagian kanan. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 5 juta,” jelasnya.

AKP Kukuh mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan memastikan ruang yang aman sebelum memutuskan untuk mendahului kendaraan lain, terutama di jalur utama yang padat. “Bus sudah berhasil dievakuasi sekitar pukul 21.30 wita menggunakan derek. Arus lalu lintas sudah kembali normal,” pungkasnya. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here