Diterjang Cuaca Ekstrem, Palinggih Pura Segara Gilimanuk Roboh

0
54
Kondisi Pura Segara Gilimanuk setelah dihantam hujan badai pada Rabu 4 Februari 2026 sore. Sumber foto :istimewa /IJN.

InfoJembrana.com | ​JEMBRANA – Cuaca ekstrem yang melanda ujung barat Pulau Dewata memicu kerusakan sarana ibadah. Pura Segara Gilimanuk, yang terletak di timur Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin kencang dan hujan lebat pada Rabu 4 Februari 2026 sore.

​Sejumlah bangunan suci (palinggih) ambruk setelah tidak kuat menahan hantaman angin kencang yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Peristiwa ini baru dilaporkan kepada otoritas terkait pada Kamis 5 Februari 2026 pagi oleh warga setempat.

​Berdasarkan hasil asesmen lapangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, terdapat tiga titik kerusakan utama di area pura, yakni ​Palinggih Meru Tumpang Tiga, dan ​Palinggih Taksu, keduanya kondisi rusak berat (ambruk) serta ​Palinggih Pengelurah, dalam kondisi rusak ringan.

​Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengungkapkan bahwa tim gabungan dari unsur Camat Melaya, Danyon C Pelopor, hingga kelurahan telah meninjau langsung lokasi untuk melakukan verifikasi fisik.

​”Kami melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi bersama TRC Regu I telah melaksanakan kaji cepat. Beruntung, dalam peristiwa ini nihil korban jiwa maupun luka-luka,” ujar Agus Artana, Kamis 5 Februari 2026.

​Saat ini, BPBD Jembrana tengah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menghitung estimasi kerugian material secara rinci.

​Data tersebut nantinya akan menjadi basis pengajuan bantuan perbaikan tempat suci kepada BPBD Provinsi Bali. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah pesisir. CAK/IJN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here